Berita

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati/Net

Nusantara

Terjadi Hujan Paska Gempa Cianjur, BMKG Imbau Warga Dekat Bantaran Sungai Amankan Diri

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 15:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gempa berkekuatan magnitude 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur , Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya membuat sejumlah material bangunan mengalami rusak ringan hingga berat.

Akibat guncangan gempa, tercatat sejumlah bangunan fasilitas umum di kawasan Cianjur seperti tempat ibadah, gedung pemerintahan dan juga rumah sakit mengalami kerusakan parah.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa saat ini intensitas hujan meningkat. Oleh karena itu ia meminta masyarakat waspadai akan bahaya dampak lanjutan gempa. Beberapa potensi bencana itu berupa banjir bandang dan tanah longsor.


“Jadi, pada lereng-lereng yang sudah rapuh, retak-retak karena diguncang gempa ini, apabila hujan turun dikhawatirkan material-material yang terlepas atau yang terguncang gempa ini dapat tersapu oleh air hujan, dan dapat memberikan dampak ikutan berupa longsor ataupun banjir bandang,” kata Dwikorita dalam keterangan persnya secara virtual, Senin (21/11).

Pihaknya meminta agar warga di kawasan bantaran sungai maupun lereng gunung untuk berhati-hati terhadap ancaman bahaya susulan seperti tanah longsor karena intensitas hujan cukup tinggi.

“Kami mohon diwaspadai pula apabila sedang hujan mohon tidak berada di dekat lereng ataupun menghindar dari bantaran sungai yang dikhawatirkan di situ juga berpotensi untuk mengalami banjir bandang,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya