Berita

Mantan Perdana Menteri Malaysia sekaligus pemimpin Perikatan Nasional, Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

Perikatan Nasional Akui Sudah Kirim Nama Calon PM ke Istana Negara

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 14:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Koalisi Perikatan Nasional (PN) yang digawangi oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengaku telah menyerahkan pencalonan PM ke Istana Negara karena sudah mengumpulkan cukup dukungan.

Sekretaris Jenderal PN Hamzah Zainudin pada Senin (21/11) mengatakan lebih dari 112 nama parlemen pendukung Muhyiddin telah dikirim ke Istana Negara sesuai Konstitusi Federal. Namun belum diketahui dari mana sisa dukungan didapatkan oleh PN.

Pada awalnya Istana Negara telah menetapkan Senin siang sebagai tenggat waktu bagi partai politik dan koalisi untuk memberikan nama calon PM dan pemerintahan baru. Namun kemudian diperpanjang menjadi Selasa (22/11).


Berdasarkan hasil pemilu pada Sabtu (19/11), Pakatan Harapan muncul sebagai koalisi terbesar di Parlemen dengan 82 kursi, namun masih kurang dari 112 yang dibutuhkan untuk mayoritas sederhana.

Koalisi terbesar kedua adalah PN dengan 73 kursi, Barisan Nasional 30 kursi, Gabungan Parti Sarawak meraih 22 kursi, dan Gabungan Rakyat Sabah berhasil mendapatkan enam kursi. Sementara tujuh kursi sisa didapat partai lain dan independen.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya