Berita

Ketum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah prof Abdul Mu'ti/RMOL

Politik

Haedar Nashir-Abdul Mu'ti Kembali Terpilih Pimpin Muhammadiyah, PBNU: Duet yang Sudah Teruji

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 21:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Muktamar Muhammadiyah yang ke-48 di Solo, Jawa Tengah telah menetapkan Prof Haedar Nashir dan Prof Abdul Mu’ti sebagai pimpinan Muhammadiyah, Minggu (20/11)

Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan ucapan selamat kepada Prof Haedar Nashir dan Prof Abdul Mu’ti.

"Alhamdulillah Pak Haedar dan Mas Abdul Mu'ti kembali terpilih. Keduanya kita kenal memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan bangsa dan negara," kata Gus Yahya dalam keterangan tertulisnya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menganggap Prof Haedar dan Abdul Mu’ti merupakan duet maut dalam memimpin Muhammadiyah.

“Ini duet yang sudah teruji memimpin Muhammadiyah,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, dalam kepemimpinan Prof Haedar dan Prof Abdul Mu’ti terbukti mampu membawa Muhammadiyah menjadi organisasi Islam yang besar di Indonesia.

“Keduanya punya komitmen kuat terhadap NKRI. Bisa jadi teladan bagi warga persyarikatan,” demikian Gus Ipul.

Baik Haedar maupun Mu’ti selama ini juga punya hubungan yang baik dengan beragam kalangan termasuk menjaga hubungan baik dengan Nahdlatul Ulama.

Sidang Muktamar ke-48 PP Muhammadiyah telah melewati pemilihan 13 formatur PP Muhammadiyah. Setelah dilakukan e-voting dan penghitungan suara, ada 13 formatur PP Muhammadiyah terpilih.

Dari 13 nama itu, Haedar mendapatkan suara terbanyak, disusul Mu’ti pada posisi kedua.

Kembalinya Haedar Nashir untuk menahkodai Muhamamdiyah lima tahun ke depan ini ditetapkan dalam sidang pleno VIII Muktamar Muhammadiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (20/11).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya