Berita

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

Amanat Muktamar, PKB Keukeuh Usung Cak Imin Capres 2024

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 17:36 WIB | LAPORAN: REPUBLIKMERDEKA.ID

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) keukeuh dengan pendirian untuk tetap mengusung Ketua Umumnya Abdul Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden (capres) di perhelatan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang.

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan, keputusan PKB mengusung Cak Imin sebagai capres merupakan mandat dari muktamar yang merupakan forum tertinggi dalam partai.

"Amanat muktamar sudah final adalah mencalonkan Gus Muhaimin sebagai presiden," ujar Cucun ditemui usai menghadiri sebuah acara di Kabupaten Bandung, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (20/11).


Saat ini, PKB bersama Partai Gerindra tergabung dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). Partai Gerindra sendiri telah memutuskan untuk mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres.

Apabila Gus Muhaimin pada akhirnya harus menjadi calon wakil presiden (cawapres), Cucun mengatakan, ada mekanisme yang akan ditempuh PKB untuk membahas keputusan tersebut.

"Kalau hasil negosiasi dengan Pak Prabowo, Gus Muhaimin harus menjadi wakil presiden, ada forumnya. Bisa Muspimnas, bisa Rakernas sesuai AD/ART PKB," kata Cucun.

Legislator Dapil Jabar II tersebut mengakui politik tanah air cukup dinamis dan apapun bisa terjadi. Namun, Cucun kembali mengingatkan tentang amanat muktamar untuk mengusung Cak Imin.

"Tapi politik kan dinamis, kita jangan stuck ingin jadi presiden, walaupun amanat muktamar Gus Muhaimin sebagai presiden," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya