Berita

Diskusi santai bertajuk "Malam Minggu Bersama RMA", yang digelar di Kedai Kopi Tenong, Semarang, Jawa Tengah/Ist

Politik

Suara Anak Muda, Airlangga Hartarto Tokoh Jalan Tengah Politik 2024

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 04:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bisa menjadi jalan tengah dari hangatnya diskusi terkait siapa yang layak juga pantas menjadi calon presiden dan calon wakil presiden pada gelaran Pemilu Serentak 2024.

Ketokohan Airlangga Hartarto, tidak luput menjadi pembicaraan di ruang publik, tidak terkecuali generasi muda. Salah satunya, dalam diskusi santai bertajuk "Malam Minggu Bersama RMA", yang digelar di Kedai Kopi Tenong, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/11).

Hadir dalam diskusi tersebut beragam kalangan dari aktivis mahasiswa, politisi Golkar dan profesional muda Kota Semarang serta Ketua Dewan Pembina Relawan Muda Airlangga, Khalid Zabidi.


Khalid Zabidi dalam perbincangan itu, juga menjelaskan bahwa kehadiran RMA adalah untuk mendukung Airlangga Hartarto menjadi calon presiden.

"Kami telah melakukan kerja-kerja politik buat Airlangga Hartarto sejak tahun 2021 lalu, memperkenalkan Airlangga di dua tingkat, ditingkat elit politik pengambil keputusan dan tingkat masyarakat luas," ujar Khalid Zabidi.

Dalam sesi diskusi, Guntur, salah satu anak muda yang hadir, secara lugas menjelaskan bahwa sosok Airlangga Hartarto adalah sosok jalan tengah. Hal ini, jika merujuk kepada teori dari Anthony Giddens tahun 1990 dalam diskursus terkait third way.

"Sosok Airlangga Hartarto adalah sosok jalan tengah di situasi politik nasional ini, merujuk statemen third waynya Anthony Giddens," kata Guntur yang juga Ketua AMPG Kota Semarang.

Bagi Khalid Zabidi, pernyataan Guntur merupakan bukti atas kehadiran anak-anak muda yang mendukung Airlangga Hartarto dengan dasar argumen yang rasional dan obyektif.

"Saya senang, anak muda mampu beragurmentasi secara terang tentang siapa tokoh yang hendak didukungnya berdasarkan analisa rasional," demikian Khalid Zabidi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya