Berita

Ketua Karang Taruna, Irfan Darajat bersama Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan/RMOLJabar

Politik

Didorong Jadi Bupati Bogor, Irfan Darajat Malah Tertarik Kursi DPRD Jabar

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 06:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Latihan kader yang digelar Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor bagi para pengurus dan anggota karang taruna kecamatan dan desa di Griya Astoeti Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (18/11), dimanfaatkan untuk mendorong sang ketua maju dalam pertarungan kursi bupati.

Sejumlah pengurus menilai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Darajat yang telah menjabat dua periode di organisasi kepemudaan ini, sudah saatnya maju menjadi Bupati Bogor di masa yang akan datang.

"Karang Taruna ini sebagai organisasi yang menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan, dan kami melihat ketua kami ini sudah saatnya memimpin Kabupaten Bogor sebagai Bupati. Kami berharap ketua kami ini menjadi bupati, setuju tidak teman," ujar pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor saat memberi sambutan yang kemudian disambut tepuk tangan anggota Karang Taruna.


Tetapi, tampaknya dukungan yang diberikan pengurus dan seluruh anggota Karang Taruna yang hadir tidak diamini oleh Irfan. Ia mengaku belum berniat dan belum cocok untuk menjadi Bupati Bogor dalam waktu dekat.

Irfan mengatakan, memang di Karang Taruna ini dirinya memasuki periode kedua dan berakhir pada 2024. Untuk tahun politik tersebut, Ia mengaku akan mengikuti kompetisi politik, tetapi bukan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melainkan pemilihan legislatif (Pileg).

"Kalau untuk maju sebagai calon bupati, saya belum siap. Tetapi di 2024, saya akan maju sebagai calon legislatif (caleg) untuk Provinsi Jawa Barat di PPP, karena memang saya juga pengurus di PPP," tutur Irfan Darajat saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar.

Dia menuturkan, niatnya maju di pileg itu karena ingin menguatkan dan memperdayakan Karang Taruna. Agar kontribusi Karang Taruna kepada masyarakat lebih optimal.

"Saya rencananya akan maju ke Provinsi dan mudah-mudahan ketika saya di sana (terpilih jadi Anggota DPRD Jawa Barat) bisa membantu menguatkan Karang Taruna Kabupaten Bogor, juga Karang Taruna se-Jawa Barat. Artinya bagaimana ada keberpihakan para pemegang kebijakan untuk betul-betul memperhatikan Karang Taruna," paparnya.

Sebab, lanjut Irfan, Karang Taruna itu bisa menjadi sarana pemerintah untuk bagaimana menyiapkan para pemuda dalam rangka menyongsong bonus demografi. Karena, kalau bicara bonus demografi itu harus memaksimalkan pemberdayaannya termasuk kepada masyarakat agar bisa mewujudkan Kabupaten Bogor yang berkeadaban.

"Kalau tidak dimaksimalkan pembinaan dan pemberdayaannya, maka akan menjadi musibah. Tapi kalau kita maksimalkan dan optimalkan dengan dilatih para generasi muda ini maka akan menjadi berkah, sehingga Bogor yang diharapkan menjadi Bogor Mau yang benar-benar berkeadaban itu bisa terwujud," tandasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya