Berita

Kerusakan akibat perang di Odesa, Ukraina/Net

Dunia

Situasi Memanas, Rusia Hujani Odesa dengan Rudal

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia meluncurkan kembali serangan udara ke Ukraina. Kali ini kota pelabuhan di barat Laut Hitam, Odesa, menjadi target Rusia.

Sirene serangan udara terdengar di seluruh Odesa pada Kamis (17/11). Di tengah pekiknya suara sirene, rudal Rusia menghantam wilayah tersebut, yang menghancurkan infrastruktur.

Di Telegram, Gubernur Odesa Maksym Marchenko mengatakan memperingatkan tentang ancaman rentetan rudal besar-besaran di seluruh wilayah Ukraina.


Sementara itu, beberapa ledakan dilaporkan terjadi di Dnipro, di mana dua objek infrastruktur rusak dan setidaknya satu orang terluka.

Menurut Gubernur Kyiv Oleksiy Kuleba, sistem pertahanan udara beroperasi di wilayah tengah negara itu.

Pejabat di wilayah Poltava, Kharkiv, Khmelnytskyi, dan Rivne juga mendesak warga untuk tetap tinggal di tempat perlindungan bom di tengah ancaman serangan rudal yang terus berlanjut.

Serangan di wilayah Odessa mengikuti rentetan besar serangan Rusia pada Selasa (15/11), atau ketika KTT G20 di Bali berlangsung.

Dua orang juga tewas di Polandia selama serangan itu, setelah sebuah rudal mendarat di perbatasan negara itu.

Awalnya, beberapa tuduhan dilontarkan ke Rusia atas rudal tersebut, tetapi Polandia sekarang mengatakan itu tampaknya tidak disengaja dan mungkin diluncurkan oleh pertahanan udara di negara tetangga Ukraina.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya