Berita

Pengurus DPW PPP Yogyakarta/Net

Politik

PPP Yogyakarta Pastikan Masih Menunggu Keputusan Pengurus Pusat Soal Capres yang Diusung

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Secara struktural, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Gerakan Pemuda Kabah (GPK) tidak terlibat dalam kegiatan deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden yang digelar di Grand Pasific, Sleman, Yogyakarta pada Rabu (16/11).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Imam Fauzan bersama Ketua DPW PPP Yogyakarta, M. Yazid.

“Tidak ada dari GPK dan PPP. Lagi pula sampai hari ini GPK sama sekali belum memutuskan bakal mendukung calon presiden (capres) siapa,” ujar Imam Fauzan dalam keterangannya, Kamis (17/11).


Imam menjelaskan, terkait capres dan cawapres masih menunggu keputusan dari DPP PPP. Sebab, saat ini PPP pusat pun masih terus menampung segala aspirasi dari akar rumput.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Yogyakarta, M. Yazid menyebut forum deklarasi capres Anies Baswedan berada di luar area PPP.

“Kami tidak ada hubungannya sama sekali dengan Forum Kabah Membangun (FKM). Kalau memberi masukan silakan, tapi jangan mengklaim massa kami. Ini jelas tidak ada hubungannya, mereka di luar area dan ranah kami,” tutur Yazid.

Terkait pencapresan, Yazid pun mengaku daerah berhak mengusulkan, namun kewenangan tetap berada di pusat.

“Pencalonan adalah ranah DPP PPP. Kami memang akan mengusulkan, tapi keputusan di pusat. Secara struktural, kami akan konsentrasi pemenangan pemilihan legislatif pada Pemilu 2024,” pungkasnya.

Forum Kabah Membangun (FKM) dan Forum Ulama Membangun (FUM) resmi deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024, pada Rabu (16/11).

Deklarasi yang berlangsung di Gedung Pacific Hall, Sleman, Yogyakarta ini, diperkirakan dihadiri 5.000 orang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya