Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei PWS: Suara Wong Cilik Dominan Pilih Prabowo Subianto jadi Capres 2024

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 20:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih menjadi yang paling banyak diminati kalangan masyarakat kelas bawah, untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Begitu temuan hasil survei Political Weather Station (PWS). Di kelompok petani, Prabowo unggul dengan raihan 56,2 persen. Sementara itu, sebanyak 38,3 persen responden bakal memilih kandidat lainnya dan 5,4 persen menjawab tidak tahu.

"Pengalaman sebagai Ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) ternyata membuat nama Prabowo sudah terlanjur lekat di hati kaum tani," kata peneliti PWS, Sharazani, dalam keterangannya, Selasa (15/11).


Kata Sharazani, demikian juga dari kalangan buruh. Sebanyak 51,3 persen buruh juga bakal memilih Prabowo. Sedangkan 44,3 persen akan mencoblos nama-nama lain dan 4,4 persen tidak menjawab.

Sharazani menyampaikan, wong cilik cenderung menjagokan Prabowo karena faktor ekonomi. Mereka menginginkan calon pemimpin yang dapat membawa rakyat keluar dari himpitan masalah sosial ekonomi saat ini.

Secara elektabilitas, kata dia, dalam pertanyaan tertutup terkait preferensi pemilih terhadap 11 nama capres yang disodorkan, Prabowo meraih dukungan tertinggi dengan 29,5 persen disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (20,9 persen) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (19,8 persen).

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,5 persen); Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (4,2 persen).

Tokoh-tokoh lain dengan elektabilitas di bawah 4 persen ada Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala KSP Moeldoko, Menparekraf, Sandiaga Uno, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

"Sementara masih ada 2,4 persen responden menjawab tidak tahu," kata Sharazani.

Survei tersebut, melibatkan 1.200 responden yang telah memiliki hak pilih dan tersebar di 34 provinsi sebagai responden. Pemilihannya menggunakan teknik systematic random sampling.

Responden diwawancara melalui sambungan telepon dengan pedoman kuesioner. Adapun toleransi kesalahan survei sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya