Berita

Presiden Joko Widodo selama KTT G20 di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali pada 15 November 2022/Net

Politik

Pemuda Asia Afrika: KTT G20 di Bali, Bukti Diplomasi Indonesia Dipercaya Dunia

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemuda Asia Afrika mengapresiasi keberhasilan diplomasi pemerintah Indonesia dalam menjalankan rangkaian pelaksanaan Konferensi G20 yang dimulai sejak 1 Desember 2021 dan puncaknya pada 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali.

Presiden Pemuda Asia Afrika Saddam Al Jihad mengatakan, dari berbagai pertemuan baik bilateral maupun multilateral dengan negara lain dan membahas topik-topik strategis global. Topik itu seperti ekonomi, energi dan pangan.

"Pemerintah Indonesia menunjukkan taring bahwa negara ini bisa dipercaya oleh dunia untuk terlibat dalam stabilitas ekonomi khususnya akibat Covid-19,” ujar Saddam di Jakarta, Selasa (15/11).


Saddam menegaskan bahwa kesuksesan yang dicapai Indonesia sebagai Presidensi G20, sejauh ini, tidak terlepas dari peran dan ketegasan Presiden Joko Widodo.

"Di bawah kepemimpinan Bapak Joko Widodo, acara ini dapat berjalan lancar dan Indonesia mendapatkan kepercayaan dunia internasional dan pemulihan ekonomi global-nasional bisa tercapai,” terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya G20 yang didalamnya 19 negara utama dan Uni Eropa dapat mewujudkan dunia yang lebih baik dan sejahtera mengingat dampak negatif dari Covid-19 yang tidak terhindarkan.

Belum lagi, sambungnya, ditambah dengan adanya situasi krisis Rusia dan Ukraina serta dinamika geopolitik dunia yang terus berlangsung.

“G20 memiliki kekuatan yang luar biasa ketika memang serius memperbaiki ekonomi global dari hantaman Covid-19 sebelumnya dan potensi krisis global," katanya.

"Bayangkan yang tergabung di dalam G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya