Berita

Politisi PDI Perjuangan Said Abdullah/Net

Politik

Hanya 15,1 Persen Rakyat Ikut Pilihan Jokowi, PDIP: Survei yang Tidak Perlu Diperdebatkan

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 17:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Survei Litbang Kompas yang mencatatkan hanya sebanyak 15,1 persen masyarakat yang bakal mengikuti pilihan Presiden Joko Widodo untuk calon presiden 2024, tidak menjadi soal bagi PDI Perjuangan.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan Said Abdullah, calon yang didukung presiden, pengaruh tidak perlu diperdebatkan. Namun, perlu dijadikan referensi bagi partai politik.

"Calon yang didukung presiden, kemampuan presiden, pengaruh presiden untuk rakyat akan memilih yang dicalonkan 15,1 itu adalah survei yang tidak perlu kita perdebatkan," kata Said kepada wartawan, Selasa (15/11).


Disinggung mengenai angka 15,1 persen tersebut, Said memastikan sama sekali tidak akan berpengaruh serta tidak akan mendongkrak elektabilitas paslon meskipun didukung presiden.

Said menegaskan besar kecil presentase merupakan hal yang relatif.

"Kalau seseorang punya modal 20 dapet modal 15 jadi 35, sehingga bagi kami pengaruhnya tentu ada. Soal besar kecil tetap relatif," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya