Berita

Spanduk tolak Anies Baswedan terpasang di pinggir jalan di Kota Cirebon/RMOLJabar

Politik

Muncul Spanduk Tolak Anies Mengatasnamakan Aliansi Pemuda, Ini Penjelasan KNPI Cirebon

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 10:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan dengan tulisan "Bapak Politik Identitas Jualan Agama dan Ayat" yang terpasang di sebuah kalan di Kota Cirebon, Jawa Barat, merupakan bentuk provokasi memasuki tahun politik.

Ketua DPD KNPI Kota Cirebon, Jarum, langsung mengutuk keras spanduk tolak Anies Baswedan yang mengatasnamakan Pemuda Cirebon itu. Pasalnya, pemuda Cirebon memiliki pemikiran cerdas, sehingga tidak mungkin menghujat tokoh tertentu, terlebih jelang tahun politik.

"Saya sebagai Ketua DPD KNPI Kota Cirebon secara legitimasi diamanahkan pemuda/i Kota Cirebon turut mengutuk keras atas tindakan yang tidak mencerminkan kepribadian dan karakter pemuda/i Kota Cirebon," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (15/11).


Jarum juga menegaskan, KNPI Kota Cirebon bersama OKP dan Ormas akan selalu menjaga kondusivitas keamanan Kota Cirebon dari oknum yang mengatasnamakan pemuda.

"Sebab sejatinya demokrasi adalah saling menguatkan, bukan sebaliknya. Mari kita lawan tindakan provokatif dalam bentuk apapun," tuturnya.

Sementara itu, pengamat politik Sutan Aji Nugraha menjelaskan, spanduk bernada provokasi tersebut dinilai dapat memanaskan tensi politik memasuki 2024 di Kota Cirebon.

"Saya sendiri telah melihat spanduk yang berada di pertigaan Jalan Kembar telah menjadi polemik di kalangan masyarakat politik, baik itu yang pro dan kontra terhadap Anies, artinya di luar partai pengusung dan loyalis Anies," ungkapnya.

Seharusnya, kata Sutan, tidak perlu ada spanduk provokasi dalam menentukan arah politik perorangan atau kelompok. Terlebih mengklaim atas nama Aliansi Pemuda Cirebon, ini dapat memunculkan stigma negatif pemuda Cirebon dalam hal berpolitik.

"Spanduk tersebut mesti kita tolak keras. Kenapa? Sebab telah mengklaim secara sepihak atas nama Pemuda Kota Cirebon. Saya rasa hari ni para Pemuda Cirebon khususnya Kota telah bermetamorfosa menjadi kaum terdidik yang tidak mungkin melakukan upaya-upaya negatif terhadap pihak yang tak didukungnya," paparnya.

Saat ini, lanjut Sutan, Pemuda Cirebon sudah cerdas dalam menyikapi isu politik yang terjadi di Kota Cirebon. Spanduk tersebut bisa saja memecah belah persatuan dan merusak kondusivitas keamanan.

"Kita boleh berbeda namun bukan berarti tidak bersatu. Mari kita bersama menjaga kesatuan dan persatuan yang telah disiratkan oleh Kepala Negara Jokowi untuk senantiasa berpolitik dengan riang gembira serta saling memuji, itulah arti sesungguhnya sebuah demokrasi," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya