Berita

Bacapres Partai Nasdem, Anies Baswedan jadi pilihan utama warga DKI sebagai presiden/RMOL

Politik

Survei Simulasi 3 Nama Capres, 51 Persen Warga Jakarta Pilih Anies Baswedan

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 05:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Temuan Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), di Jakarta sosok Anies Baswedan mendapatkan angka popularitas mencapai 98,2 persen. Sementara tingkat kesukaan masyarakat pada Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu tembus di angka 81,4 persen.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam mengatakan, setelah lima tahun memimpin DKI Jakarta, Anies Baswedan tampak berhasil mengonsolidasikan basis dukungan politiknya. Kata Umam, mayoritas kesukaan masyarakat DKI Jakarta pada Anies dipengaruhi oleh penilaian terhadap aspek sikap ramah dan sopan-santun yang menyentuh 20,7 persen dan hasil kinerja sebesar 16,5 persen.

Selain itu, masyarakat Jakarta menilai Anies tegas-berwibawa dan bijaksana (10,7 persen), merakyat (7 persen), pintar dan berpendidikan (6,9 persen).


"Sehingga Anies cukup mudah memenangi kategori Top of Mind Cagub DKI Jakarta (2024-2029) mendatang, dengan elektabilitas 19,3 persen, baru disusul Basuki Tjahaja Purnama yang terpaut jauh diangka 7,9 persen, Sandi Uno 5,4 persen," demikian penjelasan Umam, Senin (14/11).

Lebih lanjut, Umam mengungkapkan, dengan bekal popularitas dan ketersukaan yang memadai, nama Anies tampil dominan kategori top of mind Capres 2024 di mata warga DKI Jakarta.

Dikatakan Dosen Universitas Paramadina ini, dalam kategori top of mind capres, elektabilitas Anies berada di peringkat pertama angka 30,80 persen, disusul Ganjar Pranowo (15,2 persen), Joko Widodo (6,58 persen), sedangkan Prabowo di angka 5,5 persen.

Bahkan, saat Indostrategic membuat simulasi 3 nama, Umam mengatakan Anies mendominasi dukungan warga DKI Jakarta di angka elektabilitas 51 persen.

"Disusul Ganjar (29,2 persen), lalu Prabowo 12,5 persen," demikian Umam mengulas.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya