Berita

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani/Net

Politik

Persiapan Sudah Maksimal, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kemungkinan Gangguan KTT G20

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 03:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Persiapan maksimal Pemerintah menjelang perhelatan puncak G20 di Bali pada 15-16 November yang akan datang mendapat apresiasi dari kalangan wakil rakyat.

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengaku optimis KTT G-20 Bali akan berjalan dengan baik meski diketahui dilakukan dalam situasi dunia yang tidak 'baik-baik' saja akibat pandemi Covid-19.

Apalagi, kata Chritina, saat ini dunia sedang mengalami ancaman resesi ekonomi global dan situasi geopolitik yang dinamis menyusul perang Rusia dan Ukraina yang belum berakhir.


Ia melihat, persiapan pemerintah sejauh ini, terutama Presiden Joko Widodo dan jajarannya patut diapresiasi. Termasuk Panglima TNI, Kapolri dan yang lainnya.

"Kita pantas memberi apresiasi atas seluruh kerja keras pemerintah untuk penyelenggaraan, terutama aspek keamanan yang sejauh ini kami optimis KTT G20 Bali akan berlangsung dengan aman, lancar dan damai," ungkap Christina, Senin (14/11).

Menurut Christina, Indonesia cukup mampu mengendalikan dinamika di tengah berbagai isu menjelang perhelatan puncak G20, terutama terkait kehadiran para pemimpin dunia.

"Di sini kita lihat Indonesia. memperlihatkan kemampuan diplomasi yang baik. Bahwa tidak semua kepala negara hadir seperti Rusia, Ukraina, Mexico dan Brasil itu tentu sudah melalui komunikasi yang baik dan kita hargai itu," sambung Christina.

Meski demikian Christina tetap mengingatkan agar berbagai persiapan terutama antisipasi keamanan bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga tidak ada sedikit pun celah bagi pihak yang ingin menggangu jalannya KTT G20 di Bali.

"Kita optimis TNI, Polri dan semua unsur keamanan yang terlibat yang saat ini sedang siaga penuh akan memastikan segalanya berjalan baik, karena gelaran ini menjadi pertaruhan kita sebagai bangsa. Mata dunia melihat Indonesia, sekecil apa pun kemungkinan gangguan  harus diantisipasi maksimal," kata Christina lagi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya