Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani/Net

Politik

Demokrat Jawab Rocky Gerung: Koalisi Perubahan Masih Terus Proses Capai Titik Kesepakatan

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 02:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pernyataan Rocky Gerung yang menyebutkan bahwa calon wakil presiden Anies Baswedan bata dideklarasikan karena faktor transaksi politik direspons oleh Partai Demokrat.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan bahwa belum deklarasinya ‘Koalisi Perubahan’ karena proses membangun kesepahaman dan kesepakatan diantara Nasdem-PKS dan Demokrat masih terus berjalan. Kata Kamhar, proses belum sepenuhnya rampung.

Kamhar menjelaskan, dalam membangun koalisi banyak hal yang telah dibahas dan terbangun kesepahaman. Namun demikian masih memerlukan tindak lanjut sesuai dengan mekanisme internal partai masing-masing.


"PKS misalnya keputusannya melalui Majelis Syuro, sementara Partai Demokrat melalui Majelis Tinggi Partai," demikian kata Kamhar, Senin (14/11).

Terkait tudingan Rocky, Kamhar meluruskan bahwa transaksi yang dimaksud Rocky Gerung lebih pada para pihak dalam membangun komunikasi politik mengajukan proposalnya masing-masing.

"Ini yang masih terus berproses untuk mencapai titik kesepakatan bersama," demikian Kamhar menekankan.

Ia meyakini, deklarasi ‘Koalisi Perubahan’ pada saatnya nanti akan menjadi game changer. Oleh sebab itu, koalisi mesti cermat dan seksama dijalankan, masih ada cukup waktu yang tersedia.

"Jadi tak mesti dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Kamhar.

Dalam pandangan Kamhar, Cawapres koalisinya mesti disepakati bersama. Ia mengaku, Partai Demokrat berpandangan bahwa pasangan capres dan cawapres yang akan diusung Koalisi Perubahan sebaiknya keduanya benar-benar merepresantasikan semangat perubahan dan mendapat dukungan publik.

"Dan saling melengkapi untuk memastikan kemenangan pada Pilpres 2024," pungkas Kamhar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya