Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Andi Widjajanto/Net

Politik

Andi Widjajanto: Persaingan AS-Tiongkok jadi Karakter Utama Geopolitik Terkini

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 23:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rivalitas konektivitas dan rantai pasok makanan dunia menjadi karakteristik utama dalam pertarungan kekuatan di era saat ini.

Pandangan itu disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Andi Widjajanto pada seminar nasional bertajuk `Peran Indonesia dan G20 dalam Geopolitik Dunia dan Stabilitas Keamanan Asia Pasifik` yang dilangsungkan di Gedung Pancagatra Lemhanas, Senin (14/11).

Menurutnya, di Asia persaingan konektivitas tercermin melalui pembentukan Belt and Road Initiative (BRI) oleh Tiongkok dan Indo-Pacific Economic Framework oleh AS.


"Persaingan serupa turut tergambarkan melalui rantai pasok energi berbasis fosil dan energi bersih. Untuk komoditas minyak dan gas, AS mendominasi rantai pasok pada sisi hulu, pengilangan, dan konsumsi,” kata Andi.

Ementara itu, diungkapkan Andi, AS hanya menjadi pemain minor pada rantai pasok teknologi bersih, di sisi lain Tiongkok menjadi aktor dominan.

Dia menambahkan, rivalitas ekonomi dan teknologi, persaingan antara AS dan Tiongkok menjadi karakter utama terhadap dinamika geopolitik terkini.

Sektor ekonomi dan teknologi menjadi arena pertempuran antara dua negara tersebut. Saat ini, Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat masih menjadi nomor satu di dunia.

Sementara itu, Tiongkok mengejar di peringkat kedua dengan laju pertumbuhan yang cukup masif.

"Di sektor teknologi Tiongkok cenderung unggul yang tercermin dari kapasitas teknologi 5G dan tren penguasaan produksi semikonduktor,” demikian Andi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya