Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei Bursa Capres LPMM: Airlangga Paling Memikat Hati Generasi Z dan Milenial

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterpilihan tokoh-tokoh politik yang disinyalir bakal maju dalam Pilpres 2024 mendatang kebai diuji oleh Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM). Namun, pada kali ini yang menjadi indikator utama adalah generasi Z.

Koordinator Survei LPMM, Andrey Santoso menjelaskan, berdasarkan Survei Penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, jumlah generasi Z yang ada saat ini mencapai 74,93 juta jiwa, disusul dengan milenial 69,38 juta jiwa.

Dengan jumlah itu, dia meyakini generasi Z dan Y diperkirakan menjadi kelompok pemilih terbesar yang akan mendominasi dalam Pemilu 2024.


"Dukungan suara generasi Z dan generasi Y akan menjadi faktor penting kemenangan pada Pemilu 2024 mengingat besarnya komposisi pemilih dalam kelompok usia ini," ujar Andrey dalam keterangannya Senin (14/11).

Melihat data itu, Andrey mengatakan lembaga surveinya tertarik untuk melakukan kajian melalui penelitian kuantitatif guna mengetahui arah suara dan perilaku gen Z dalam perhelatan Pemilu Serentak 2024.

Dari survei yang dilakukan pihaknya dalam medio 21 Oktober sampai dengan 3 November 2022, Andrey mencatat dari 12 tokoh yang diperkenalkan ke responden survei, paling banyak memilih Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

"Dalam uji on the spot terhadap nama tokoh yang berpotensi dipilih oleh Generasi Z dan sebagai presiden RI ke 8, jika pilpres digelar hari ini maka hasilnya sebanyak 19,1 persen Generasi Z & Y menjatuhkan pilihan pada Airlangga Hartarto," urai Andrey.

Dia menuturkan, sosok Airlangga Hartarto adalah tokoh politik yang memiliki karateristik, kemampuan dan pengalaman yang diinginkan oleh Generasi Z & Y sebagai Presiden penerus Presiden Jokowi.

"Sementara di urutan kedua ada Ganjar Pranowo yang dipilih sebanyak 13,2 persen, diurutan ketiga Prabowo Subianto 9,2 persen, dan Gatot Nurmantyo 6,4 persen," sambungnya melanjutkan perolehan survei LPMM di lapangan.

Sementara untuk tokoh yang masuk urutan 10 besar yang dipilih kelompok generasi Z dan Y ada nama Panglima TNI Andika Perkasa yang dipilih 6,2 persen responden. Disusul Menteri BUMN Erick Thohir dipilih sebanyak 5,2 persen dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih 4,1 persen.

"Kemudian di urutan kesembilan ada Muhaimin Iskandar yang dipilih 3,3 persen responden, kemudian Ridwan Kamil 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,9 persen, Puan Maharani 2,8 persen, Sandiaga Uno 1,3 persen ,dan yang tidak memberikan pilihan sebanyak 23,1 persen," tambahnya.

Sementara, dalam uji simulasi 7 nama tokoh yang disodorkan pada kertas kuisioner kepada responden yang merupakan generasi Z dan Y, diberikan pertanyaan jika saat ini digelar pemilihan presiden siapakah yang akan Anda pilih dari sejumlah tokoh berikut ini?

"Maka hasil dari jawaban Generasi Z dan Milenial dalam kertas kuisioner, sebanyak 24,3 persen generasi Z dan Y tidak memberikan pilihan terhadap tokoh yang namanya ada dalam simulasi tersebut," katanya.

"Sedangkan nama tokoh yang paling tinggi tingkat keterpilihannya oleh Generasi Z dan Y jatuh pada Airlangga Hartarto sebanyak 23,4 persen, Ganjar Pranowo 17,2 persen, Prabowo Subianto 14,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 8,2 persen, Anies Baswedan 5,1 persen,Puan Maharani 4,3 persen , Muhaimin Iskandar 2,8 persen," demikian Andrey menambahkan.

Dalam surveinya kali ini, LPMM mencatat margin of error 2,23 persen dengan besaran tingkat kepercayaan yang mencapai 95 persen.

Adapun responden yang dilibatkan dalam survei ini sebanyak 2.181 orang, yang terdiri dari 1.090 Generasi Z yang sudah memiliki dan akan memiliki hak pilih pada pemilu 2024, dan 1091 merupakan Generasi Milenial. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya