Berita

Gedung Kejaksaan Agung/Net

Politik

Tuntaskan Kasus Impor Baja, Badko HMI Minta Kejagung Tetapkan Tersangka Baru

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejaksaan Agung diminta menuntaskan kasus dugaan korupsi impor besi dan baja, baja paduan, dan produk turunannya pada 2016-2021. Utamanya, memastikan pihak-pihak yang diduga terkait kasus itu bisa dijerat hukum.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangun Daerah (PPD), Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Fikri Anizar mengatakan, salah satu yang menjadi sorotan pada kasus itu Direktur Impor Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono.

Kata dia, sosok Veri disebut telah dipanggil dan diperiksa jaksa penyidik pada 1 Maret lalu di Gedung Bundar Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung, namun belum juga ditetapkan sebagai tersangka.


Menurutnya, Veri memiliki peranan penting atas dugaan korupsi impor besi dan baja itu. Pasalnya, Veri Angrijono yang menandatangani surat izin impor besi dan baja kepada tujuh perusahaan importir yang kini bermasalah.

"Veri Anggrijono punya peran penting atas dugaan korupsi besi dan baja itu. Kejagung harus usut tuntas hingga akarnya," ujar Fikri kepada wartawan, Senin (14/11).

Fikri pun mempertanyakan independensi Kejaksaan Agung terkait lolosnya Veri dari jeratan hukum dalam kasus dugaan korupsi impor besi dan baja itu.

Jika Veri masih lolos, kata Fikri lagi, publik akan mempertanyakan kinerja Kejagung yang memperlakukan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

"Kalau Veri masih lolos, berarti hukum kita tajam ke bawah, tumpul ke atas," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya