Berita

Pengamat politik, Jamiluddin Ritonga/Net

Politik

Optimistis Usung Anies Baswedan, Nasdem Tetap Butuh Sokongan Partai Lain

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 11:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, bahwa Anies Baswedan belum dijamin mendapat tiket Pilpres 2024 tidak bisa langsung diartikan sebagai sikap pesimistis.

Menurut pengamat politik Jamiluddin Ritonga, Nasdem justru semakin percaya diri dalam mengusung Anies Baswedan maju pada Pilpres 2024 mendatang.

"Nasdem justru terlihat sangat yakin Anies akan menang bila maju pada Pilpres 2024. Keyakinan itu Nasdem tunjukkan dengan mendeklarasikan Anies menjadi bakal capres lebih awal,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/11).


Selain itu, lanjut Jamiluddin, elektabilitas Anies yang selalu berada di 3 besar tentu berpeluang besar untuk memenangkan Pilpres 2024. Apalagi elektabilitas itu diperoleh Anies saat belum melakukan kerja politik.

"Diperkirakan elektabilitas Anies akan makin terkerek setelah memulai kerja politik di Sumatera Utara dan dilanjutkan ke daerah lain,” katanya.

Hanya saja, untuk mengusung Anies menjadi capres diperlukan presidential threshold (PT) 20 persen. Sementara Nasdem hanya memiliki 10,3 persen dari hasil Pileg 2019.

"Jadi, keyakinan Nasdem itu hanya bisa diwujudkan bila mendapat sokongan dari partai lain. Untuk itu, Nasdem harus berkoalisi dengan partai lain agar PT terpenuhi,” jelasnya.

"Namun untuk berkoalisi tentu tidak mudah. Banyak hal yang harus disepakati untuk mewujudkannya,” tutup Jamiluddin.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya