Berita

Ketua Umum Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei LPMM: Airlangga Hartarto jadi Capres Favorit Generasi Z dan Y

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 16:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) kembali melakukan survei dengan penelitian "Preferensi Generasi Z & Milenial Terhadap Parpol & Tokoh Tokoh Calon Presiden di Pemilu 2024”. Jumlah pemilih dari generasi Z (centenial) dan Y (milenial) diperkirakan bakal mendominasi komposisi pemilih pemilu serentak 2024.

Koordinator survei LPMM, Andrey Santoso memaparkan, dari survei penduduk BPS tahun 2020, jumlah gen Z sampai saat ini mencapai 74,93 juta jiwa, disusul oleh kaum milenial sejumlah 69,38 juta jiwa. Dengan jumlah itu, gen Z diperkirakan menjadi kelompok pemilih terbesar yang akan mendominasi dalam Pemilu 2024.

Dukungan suara generasi Z dan generasi Y akan menjadi faktor penting kemenangan pada Pemilu 2024 mengingat besarnya komposisi pemilih dalam kelompok usia ini.


"Total jumlah sampel dalam survei ini adalah 2.181 orang, yang terdiri dari 1.090 generasi Z yang sudah dan akan memiliki hak pilih pada pemilu 2024 dan 1.091 merupakan generasi milenial,’ kata Andrey dalam keterangan tertulis, Minggu (13/11).

Andrey menjelaskan, dengan jumlah sampel tersebut, diperhitungkan margin errornya sebesar 2.23 persen dengan besaran tingkat kepercayaan yang mencapai 95 persen.

Penelitian ini mengambil data -data penelitian sejak 21 Oktober s/d 3 November 2022. Hasil penelitian pada hasil penelitian survei menunjukkan bahwa 81,7 persen generasi Z & Y mengakses berita terkait politik melalui media sosial.

"Karena itu partai atau tokoh politik dengan penguasaan konten media sosial yang baik berpotensi untuk menang. Sedangkan generasi Z dan Y yang mengakses berita politik melalui media mainstream sebanyak  18,3 persen," ucapnya.

Dari survei ini juga melihat tokoh politik atau pejabat negara yang paling diikuti pemberitaannya dan dianalisa di medsos oleh gen Z dan Y di media sosial, diurutan pertama Ganjar Pranowo, kedua Anies Baswedan disusul oleh Prabowo Subianto, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Airlangga  Hartarto, Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman.

Namun, ungkap Andrey, sikap dan persepsi mayoritas gen Z dan Y yaitu 78,6 persen memberikan penilaian tokoh-tokoh tersebut di media sosial lebih banyak pencitraan dibanding kerja kerja yang memberikan dampak terhadap kehidupan gen Z dan Milenial dan mereka mayoritas juga tidak akan terpengaruh dengan pencitraan tokoh tokoh tersebut.

Dalam uji on the spot terhadap nama tokoh yang berpotensi dipilih oleh generasi Z sebagai presiden pengganti Jokowi, atau jika pilpres digelar hari ini, maka hasilnya sebanyak 19,1 persen generasi Z dan Y menjatuhkan pilihan pada Airlangga Hartarto.

“Karena sebagai sosok memiliki karateristik, kemampuan dan pengalaman yang diinginkan oleh generasi Z dan Y sebagai presiden penerus Presiden Jokowi,” ungkap Andrey Santoso.

Sementara diurutan kedua, Ganjar Pranowo yang dipilih sebanyak 13,2 persen, ketiga Prabowo Subianto 9,2 persen, Gatot Nurmantyo 6,4 persen, Andika Perkasa 6,2 persen, Erick Thohir dipilih sebanyak 5,2 persen, Anies Baswedan 4,1 persen, Muhaimin Iskandar 3,3 persen, Ridwan Kamil 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,9 persen, Puan Maharani 2,8 persen, Sandiaga Uno 1,3 persen, dan yang tidak memberikan pilihan sebanyak 23,1 persen.

Adapun penelitian ini dilakukan di 34 provinsi di Indonesia, dimana untuk setiap provinsi dipilih secara acak (random) satu kabupaten dan satu kota. Jumlah sekolah diambil menggunakan teknik proportional sampling sehingga kabupaten atau kota yang lebih banyak jumlah sekolahnya memiliki jumlah sampel sekolah yang lebih banyak pula.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya