Berita

Kegiatan inaugurasi Deepening Desa Brilian/Net

Politik

Penguatan Ekonomi Desa, Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai konsep pembangunan yang menjadi komitmen dunia untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat secara berkeadilan dengan tata kelola yang baik tersebut perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Salah satunya, dikatakan Direktur Pusat Studi Manajemen dan Bisnis (LMFEB) Universitas Padjadjaran Yudi Ahmad Faisal, melalui kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dengan berbagai program yang inovatif dan implementatif dalam membangun ketahanan ekonomi pedesaan.

Menurut Yudi, sesuai Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021, dari total 74.957 Desa di Indonesia, baru sekitar dari 30 persen desa yang masuk dalam kategori maju dan mandiri.


Berdasarkan kondisi tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan program "Desa Brilian".

Diinisasi sejak tahun 2020, "Desa Brilian" merupakan program inkubasi desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa, melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis SDGs atau TPB.

“Desa yang tergabung dalam program ‘Desa BRILIAN’ diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya,” ujar Yudi dalam keterangannya, Sabtu (12/11).

Sampai saat ini, kata dia, program "Desa Brilian" telah diikuti oleh 1.532 desa yang aktif tergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan.

Program tersebut mengembangkan empat aspek yang terdapat dalam desa, yaitu BUMDes sebagai motor ekonomi desa, Digitalisasi sebagai implementasi produk dan aktivitas digital di desa), Sustainability untuk membangun desa secara tangguh dan berkelanjutan, Innovation untuk mengasah kreatifitas dalam menciptakan inovasi.

Selain itu, dilakukan pula pemberdayaan kepada elemen-elemen kunci yang ada di desa meliputi perangkat desa, pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, pelaku usaha desa, dan pegiat produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades).

Yudi menjelaskan bahwa inagurasi Deepening Desa Brilian merupakan puncak dari kegiatan pelatihan di mana 144 Desa dari 7 provinsi mengikuti pelatihan kurang lebih 2 bulan dan mengikuti 8 kali kelas online dengan fokus pelatihan pemberdayaan.

Deepening Desa Brilian ini, sambungnya, membahas topik seputar kepemimpinan kolaboratif, penguatan kelembagaan BUMDes, digitalisasi, kewirausahaan, dan manajemen keuangan BUMDes/Desa.  

Dalam kegiatan inagurasi ini, diumumkan tiga desa peserta terbaik, yaitu juara pertama adalah Desa Jangkang Satu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat; juara kedua adalah Desa Tempuran, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah; dan juara ketiga adalah Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ketiga Desa tersebut akan mendapatkan pendampingan langsung oleh Universitas Padjajaran selama 1 bulan dengan 4 kali pertemuan tatap muka.

Di mana pendampingan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masing-masing desa untuk dapat lebih mengembangkan potensi yang ada di desa dan bersama-sama mencari solusi terbaik atas permasalahan-permasalahan dan tantangan-tantangan yang ada di desa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya