Berita

Aksi menanam pohon di kawasan hutan blok Pangangonan Desa Cirukem Kecama Garawangi Kuningan/RMOLJabar

Nusantara

Sambil Tanam Pohon, Gema Jabar Hejo Ajak Masyarakat jadi Pahlawan Lingkungan

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 03:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, diisi Gerakan Masyarakat (Gema) Jawa Barat Hejo dengan melakukan aksi menanam pohon di kawasan hutan blok Pangangonan Desa Cirukem Kecama Garawangi Kuningan.

Kegiatan penanaman pohon tersebut mengusung tema "Pahlawan Lingkungan Menjaga dan Melestarikan Sekaligus Sebagai Upaya Menjaga Kelestarian Alam Demi Mewujudkan Kabupaten Konservasi".

Gema Jabar Hejo juga menggandeng anggota DPRD Kuningan, Sri Laelasari, BPBD Kuningan, Dinas Lingkungan Hidup, pelajar dan sejumlah pihak lain. Termasuk unsur TNI-Polri maupun perangkat desa setempat.


Ketua Gema Jabar Hejo Kuningan, Daeng Ali menjelaskan, aksi penanaman bibit pohon kembali dilakukan tepat pada momentum Hari Pahlawan. Dia berharap, masyarakat tergerak menjadi pahlawan lingkungan dalam menjaga dan melestarikan alam.

“Kita melakukan penanaman bibit pohon di Blok Pangangonan, Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, Kuningan. Kebetulan tempat ini ada sumber mata air ya, setidaknya ada 2 titik mata air,” ujar Daeng Ali dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (10/11).

Dia mengungkapkan, sempat melakukan survei sebelum diputuskan sebagai lokasi penanaman pohon. Hasil survei lapangan, memang terlihat secara kasat mata itu hijau semua.

“Tapi hijaunya itu kebanyakan ilalang, tidak ada pepohonan besar yang bisa menyerap air saat musim hujan. Kejadian sebelum penanaman pohon, saat sore hingga malam hari waktu hujan deras, itu airnya justru langsung turun tidak terserap ke tanah,” terangnya.

Oleh sebab itu, dia ingin, agar kawasan resapan air itu banyak ditumbuhi pepohonan besar. Sehingga, nanti mampu menampung dan menjadi resapan air hujan.

“Sekarang memang diakui warga setempat debit air mulai kecil, karena tidak ada pohon-pohon besar untuk serapan air. Padahal dulu itu volume airnya besar dari sumber mata air yang ada,” katanya.

Disebutkan Ali, sejumlah bibit pohon yang ditanam yakni jenis Akasia, Kaboa Afrika, Manglid, dan Campaka. Total hanya 250 bibit pohon di lokasi tersebut, namun masih berlanjut kegiatan penanaman di tempat lain.

Tak hanya sebagai kawasan resapan air, lanjutnya, pemilihan lokasi penanaman pohon juga berkaitan erat dengan sejarah kemerdekaan masa lampau. Sebab pada zaman penjajahan, lokasi itu menjadi tempat evakuasi warga pribumi jika diserang penjajah.

“Jadi memang menurut cerita sesepuh, ada sejarah di lokasi itu. Ketika warga diserang musuh, lokasi tersebut menjadi tempat evakuasi untuk menyelamatkan warga,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya