Berita

Apel pengamanan lalu lintas KTT G20/Ist

Presisi

Korlantas Lakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama Gladi Pengamanan KTT G20

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 00:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menutup dan mengalihkan arus lalu lintas (lalin) selama gladi rangkaian pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Jumat (11/11).

"Malam ini disosialisasikan penutupan dan pengalihan arusnya buat gladi rangkaian besok," kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi dalam keterangannya, Kamis (10/11).

Eddy menyampaikan, gladi rangkaian lengkap akan dipersiapkan dari hotel masing-masing delegasi dimulai pukul 7.00 WITA  ke The Apurva Kempenski Hotel yang akan dimulai pukul 8.00 WITA, Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Kabupaten Badung.


Eddy mengatakan, penutupan dan pengalihan arus lalin dilakukan hingga selesai gladi di lokasi tersebut, sekitar pukul 12.00 WITA.

"Simulasi gladi di Apurva Kempinski Hotel akan dilakukan sampai menjelang shalat Jumat," kata Eddy.

Setelah itu, lanjutnya, rangkaian gladi akan memulai simulasi selanjutnya di Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai di Denpasar. Gladi di lokasi ini akan mulai dilakukan pukul 12.30 WITA sampai dengan selesai.

"Untuk simulasi gladi gala dinner di Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan disesuaikan dengan waktu sebenarnya pukul 18.10 WITA sampai dengan selesai," terangnya.

Eddy pun mengimbau masyarakat untuk tertib berkendara untuk kelancaran bersama. Dia juga mengimbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.

Dia berharap, gladi utuh yang melibatkan 42 rangkaian ini dapat berjalan lancar dan aman. Sehingga, pengamanan perhelatan KTT G20 nantinya bisa berjalan baik dan maksimal.

"Semoga gladi rangkaian pengamanan KTT G20 berjalan maksimal dan event internasional ini berjalan lancar sampai selesai,Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan bila ada yang terganggu dalam perjalannya," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya