Berita

bank bjb dinobatkan sebagai Pengelolaan Aset dan Liabilitas Terbaik dalam CNBC Indonesia Awards/Repro

Bisnis

CNBC Indonesia Awards, bank bjb Dinobatkan sebagai Pengelolaan Aset dan Liabilitas Terbaik

KAMIS, 10 NOVEMBER 2022 | 20:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Di penghujung 2022, bank bjb kembali meraih prestasi. Kali ini, bank bjb dinobatkan sebagai The Most Outstanding Bank in Asset & Liabilities Management Strategy di ajang CNBC Indonesia Awards 2022.

Predikat tersebut diraih bank bjb karena telah berhasil menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan pengelolaan aset dan liabilitas terbaik berdasarkan sejumlah kriteria. Adapun penghargaan diberikan pada acara Road to CNBC Indonesia Awards 2022.

Acara The Best Regional Banks yang bertajuk “Ekonomi RI Melejit, BPD Siap Pacu Bisnis!" tersebut diselenggarakan secara virtual pada Rabu (9/11) secara virtual dan disiarkan dari Studio CNBC Indonesia TV. Penghargaan diterima oleh Deputy Corporate Secretary bank bjb Devi Fajar Nugraha.


"Kami menghaturkan terimakasih atas penghargaan yang telah diberikan CNBC kepada bank bjb. Predikat The Most Outstanding Bank in Asset & Liabilities Management Strategy menunjukan bahwa bank bjb adalah perusahaan yang tangguh dan tetap mampu berkembang pesat dalam menghadapi tantangan zaman. Prestasi ini dapat diraih atas kerja keras dan dedikasi seluruh insan bank bjb dalam memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat," ungkap Dirut bank bjb Yuddy Renaldi dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11).

Adapun beberapa indikator yang menjadi penilaian adalah data bahwa BJBR telah melakukan pengelolaan aset produktif dan liabilitas yang sangat baik, yang tercermin dari perolehan laba yang naik dalam beberapa tahun terakhir.

Laba BJBR mampu tumbuh 10,8 persen secara CAGR dalam 5 tahun terakhir. Hal ini juga didukung oleh pertumbuhan kredit yang tetap tumbuh 6,0% secara rata-rata dalam 5 tahun terakhir, ditengah penyaluran kredit perbankan nasional lebih lambat, yang tumbuh hanya 4,0 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, kredit dan pembiayaan menyumbang 67 persen dari total aset. DPK mampu tumbuh 8,8 persen CAGR dalam lima tahun terakhir, sejalan dengan pertumbuhan liabilitas 8,5 persen CAGR di periode yang sama.

BJBR juga mampu menjaga liabilitas (Loan to Deposit Ratio di kisaran optimal yakni 88,65 persen rata-rata selama lima tahun terakhir. Dengan rasio yang sehat tersebut, BJBR juga tidak mengalami permasalahan likuiditas.

Dari sisi kualitas aset, BJBR juga mampu mempertahankan rasio NPL jauh di bawah industri secara rata-rata dalam lima tahun terakhir. NIM BJBR juga menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan big regional bank lainnya, yakni di kisaran rata-rata 6,02 persen (vs 5,8 persen peers). Oleh sebab itu, CNBC menobatkan BJBR sebagai BPD dengan pengelolaan aset dan liabilitas terbaik.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya