Berita

Musda BPD IPCN Sulawesi Selatan/RMOL

Nusantara

Terpilih Ketua BPD IPCN Sulsel, Nurdiansyah Komitmen Kawal Kebijakan Pemenuhan Logistik Biaya Murah

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 16:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terpilih sebagai Ketua BPD Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara (IPCN) Sulawesi Selatan (Sulsel), owner Boska Logistik Indonesia, Nurdiansyah komitmen mengawal kebijakan pemerintah dalam pemenuhan logistik berbiaya murah di Indonesia, khususnya di Sulsel.

Hal itu disampaikan oleh Nurdiansyah yang terpilih sebagai Ketua BPD IPCN Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) IPCN yang berlangsung di Swiss Bell Kota Makassar pada Sabtu (5/11).

Nurdiansyah yang akrab dipanggil Anca akan memimpin BPD IPCN Sulsel selama empat tahun ke depan sebagai lokomotif penggerak pelaku usaha jasa cargo yang tergabung dalam IPCN serta diamanahi untuk membesarkannya.


Anca mengatakan, IPCN sebagai organisasi perkumpulan para pengusaha yang bergerak di bidang cargo dan ekspedisi diharapkan dapat kompak dan solid saling membantu untuk maju dan besar bersama.

"Saya harap semangat dan kekompakan teman-teman, jika ada usulan atau ide-ide kreatif yang ingin dilakukan mari kita rembukan, kita rumuskan secara bersama," ujarnya kepada wartawan, Rabu (9/11).

Selain itu ke depannya kata Anca, kepengurusan yang baru akan terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait, baik dengan pemerintah daerah, organisasi pengusaha lokasi di Sulsel dengan tujuan untuk memajukan iklim usaha dan kontribusi terhadap perkenomian di Sulsel, khususnya di sektor logistik.

"Selain itu kami juga berkomitmen dan akan terus konsisten mengawal kebijakan pemerintah dalam hal pemenuhan logistik berbiaya murah di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan," kata Anca.

Dalam Musda itu, turut dihadiri oleh Ketua Umum IPCN Beni Syarifudin, Sekjend IPCN Nur iman, Ketua Harian IPCN Agus Prastudi, Ketua Bidang Vendor IPCN Ibnu Asya dan Doni.

Ketum BPP IPCN, Beni Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan, bahwa Ketua BPD terpilih dan jajaran kepengurusan diharapkan segera melaksanakan rapat kerja daerah yang akan dibawa pada rapat kerja nasional.

Selain itu kata Beni, IPCN lahir sebagai solusi dalam distribusi barang antar pulau di Indonesia dan sangat strategis untuk pengembangan bisnis UMKM.

Oleh karena itu, Beni menekankan, semua pelaku jasa ekspedisi anggota IPCN dapat memberikan pelayanan terbaik dan harga termurah.

"Posisi strategis IPCN hendaknya menjadi nilai tawar bagi stakehorder pengambil kebijakan di negara ini. Keberadaan IPCN bisa menjadi penengah antara pelaku bisnis dengan pemerintah," kata Beni.

Apalagi kata Beni, dengan kenaikan harga BBM yang memberatkan bagi pelaku usaha, ongkos kirim barang akan meningkat tidak hanya akibat BBM naik, tetapi juga sebagai dampak ekonomi biaya tinggi.

Beberapa dampak yang kerap dirasakan pelaku usaha kargi di antaranya pasokan BBM solar yang tidak memenuhi kebutuhan sehingga terjadi antrian dan bertambahnya waktu perjalanan yang berakibat naiknya biaya perjalanan, pungli dan biaya bongkar yang tidak wajar, serta kekerasan yang kerap dialami oleh sopir-sopir ekspedisi oleh oknum preman.

"Besar harapan pengurus baru beserta BPP bisa mengapungkan masalah ini sampai didengar oleh pihak pemerintah. Sehingga keberadaan IPCN makin diperhitungkan di negeri ini," pungkas Beni.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya