Berita

Lambang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/Net

Politik

Honor Dipangkas 80 Persen, Enumerator BRIN Mundur Massal

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 09:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Enumerator program Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2022 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundurkan diri secara massal lantaran honor mereka dipangkas mencapai 80 persen.

Salah satu enumerator SDKI 2022, Dhinia Eka Wahyuning Resti mengatakan, para enumerator mengundurkan diri setelah honor dipangkas mencapai 80 persen.

"Info yang barusan saya dapat di grup, semua tim, dari Indonesia timur mundur semua. Jawa itu tinggal yang di Jember dan di Lumajang. Di Bangen masih ada dua tim, Jateng, Jogja. Di Sumatera masih ada yang bertahan," ujar Dhinia kepada wartawan, Rabu (9/11).


Dhinia menerangkan, BRIN menjanjikan sejumlah hak keuangan kepada tim enumerator. Untuk tim di Jawa Timur, mendapatkan sekitar Rp 30 juta untuk masa kerja 77 hari. Namun demikian, janji itu tak bertahan lama. BRIN merevisi hak keuangan enumerator pada hari terakhir pelatihan.

Dhinia mengaku, timnya hanya akan mendapatkan sekitar Rp 20 juta jika menyelesaikan survei. Sehingga, dirinya dan kawan-kawan protes dengan pemotongan yang dilakukan secara tiba-tiba.

Hal itu dikarenakan BRIN kembali memotong honor enumerator, alih-alih memperbaiki honor. Bahkan, BRIN juga menghapus sejumlah bagian honor, seperti uang makan dan penginapan.

"Sekarang Rp 150 ribu per hari dengan masa kerja cuma lima hari. Kalau ditotal, cuma 20 persen," kata Dhinia.

Dhinia menjelaskan, seharusnya SDKI 2022 dilakukan pada 13 Oktober hingga akhir 2022. Akan tetapi, para enumerator menolak bekerja karena perlakuan sewenang-wenang BRIN.

"Gara-gara teman-teman ngerasa enggak cocok dengan kontraknya, minta dipertimbangin lagi, tetapi malah jadinya kayak gini," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya