Berita

Ketua Umum Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei Warna Institute: Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Paling Dipilih oleh Perempuan

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 22:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hasil survei Warna Institute, Partai Golkar dan Airlangga Hartarto paling dipilih oleh pemilih perempuan dalam simulasi jika Pilpres diselenggarakan saat ini.

Direktur Eksekutif Warna Institute, Kristin Ervina mengatakan, dalam penelitian, ditemukan jawaban dari 2.400 responden berasal dari pemilih perempuan ketika ditanyakan secara spontan tentang tokoh mana yang dipilih jika Pilpres digelar hari ini.

"Jawaban dari 26,7 persen memilih Airlangga Hartarto," ujar Kristin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/11).


Selanjutnya kata Kristin, diurutan kedua sebanyak 18,2 persen memilih Prabowo Subianto. Dan ketiga, ada nama Puan Maharani dipilih oleh 10,2 persen pemilih perempuan.

Kemudian, Tri Rismaharini dipilih sebanyak 5,1 persen, Sri Mulyani 4,3 persen, Ganjar Pranowo dipilih sebanyak 4,2 persen, Basuki Tjahaya Purnama 3,1 persen, Sandiaga Uno 2,8 persen, Susi Pudjiastuti 2,4 persen, Anies Baswedan 2,2 persen, Erick Thohir 2,1 persen.

"Dan yang tidak memberikan jawaban sebanyak 18,7 persen," kata Kristin.

Kemudian, hasil penelitian tersebut juga didapati jawaban dari 2.400 pemilih perempuan dari hasil isian kuisioner dengan simulasi nama-nama tokoh sebagai bakal capres.

"Dan diberikan pertanyaan 'jika Pilpres digelar hari ini tokoh mana yang menjadi pilihan pemilih perempuan'. Maka hasilnya sebanyak 28,4 persen memilih Airlangga Hartarto," terang Kristin.

Selanjutnya diurutan kedua sebanyak 19,2 persen memilih Prabowo Subianto, Andika Perkasa 9,1 persen, Puan Maharani dipilih oleh sebanyak 8,3 persen pemilih perempuan, Ganjar Pranowo 7,2 persen, Sri Mulyani 4,2 persen, Susi Pudjiastuti 3,4 persen, Tri Rismaharini 3,3 persen, Anies Baswedan 3,1 persen, Erick Thohir 2,1 persen, Sandiaga 0,8 persen, dan sebanyak 10,9 persen tidak mengisi jawaban pada kuisioner.

Kemudian, dari jawaban 2.400 pemilih perempuan kata Kristin, ditemukan jawaban terhadap partai politik pilihannya jika pemilu legislatif digelar hari ini.

"Maka hasilnya sebanyak 18,1 persen pemilih perempuan memilih Partai Golkar," terang Kristin.

Kemudian diurutan kedua 16,6 persen memilih PDI Perjuangan, dan 16,3 persen memilih Partai Gerindra. Sebanyak 6,4 persen memilih PKS, sebanyak 6,1 persen memilih Partai Demokrat, sebanyak 5,6 persen memilih PKB.

Selanjutnya, sebanyak 4,3 memilih PAN, sebanyak 4,1 memilih PPP dan sebanyak 3,1 persen memilih Partai Nasdem dan gabungan partai-partai lainnya sebanyak 5,2 persen. Sedangkan yang tidak memilih sebanyak 14,2 persen.

Responden dalam penelitian ini adalah pemilih perempuan yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan sebanyak 2.400 kuisioner yang dilakukan selama 14 hari sejak 13-27 Oktober 2022.

Semua responden adalah berjenis kelamin perempuan dengan hasil penelitian survei memiliki margin of erorr kurang lebih 2,02 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya