Berita

Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/11)/RMOL

Politik

Target Menang Pemilu 2024, PPP Bentuk Tim Perumus Revitalisasi Struktur Pengurus Harian

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 20:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usai menggelar rapat pengurus harian ke-14, DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat membentuk tim revitalisasi struktur kepengurusan harian. Perumusan tim revitalisasi ini sebagai persiapan menjemput kemenangan pada gelaran Pemilu Serentak 2024.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, revitalisasi dalam struktur kepengurusan harian dilakukan karena banyak pengurus yang tidak aktif selama tiga tahun semenjak ditunjuknya. Serta ada pengurus yang merangkap jabatan.

"Hal ini tidak diperkenankan AD/ART partai, saat ini pun tugas kita sudah masuk ke dalam agenda serius,” ujar Muhamad Mardiono, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/11).


Mardiono menargetkan, hasil rumusan tim revitalisasi struktur kepengurusan harian akan selesai dalam waktu singkat. Pasalnya, PPP akan fokus kepada agenda-agenda Pemilu.

“Target secepatnya, semoga tidak lebih dari satu bulan sudah selesai semua. Kita akan bekerja keras, maka tidak boleh lama. Mengingat tidak sampai 500 hari, sudah sampai kepada agenda Pemilu,” terangnya.

Selain merevitalisasi struktur kepengurusan harian, Mardiono juga menyebut akan menyelesaikan persengketaan internal partai yang jumlahnya tidak banyak.

“Menyelesaikan persengketaan internal partai, karena ada gugatan-gugatan di wilayah maupun cabang. Akan kita akhiri dan tidak diberi ruang ada sengketa. Karena jumlahnya juga tidak banyak, akan segera diselesaikan,” pungkasnya.

Adapun rapat pengurus harian ini dihadiri oleh hampir seluruh pengurus harian. Sedangkan tim rumusan revitalisasi kepengurusan harian berjumlah lima orang yang berasal dari unsur Majelis, Wakil Ketua Umum, Ketua Bidang dan Wasekjen.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya