Berita

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Novel Bamukmin/Net

Politik

PA 212: Bukan Ahok Namanya Kalau Tidak Ngeles dan Salahkan Orang

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 13:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang cuci tangan dan buang badan atas kesalahan menaikkan harga BBM dianggap bukan hal baru yang dilakukan Ahok.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Novel Bamukmin mengatakan, sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok sudah terbiasa menyalahkan orang lain.

"Bukan Ahok namanya kalau tidak ngeles dan menyalahkan orang, dari masih gubernur juga semua ketidakberesan pekerjaan orang lain bahkan warga yang selalu disalahkan," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/11).


Novel merasa heran, produk gagal dan gaduh seperti Ahok masih saja dipertahankan. Novel pun menduga, Ahok merupakan pemegang kartu mati rezim saat ini yang sudah tunduk dengan oligarki.

"Padahal banyak anak bangsa yang sangat berprestasi yang punya prinsip kuat tidak tunduk kepada oligarki atau penjajah gaya baru yang pantas memimpin di negeri ini, apalagi objek vital seperti Pertamina," kata Novel.

Novel berharap, Pertamina tidak bangkrut di rezim saat ini ketika Ahok menjadi Komut. Mengingat kata Novel, Pertamina saat ini sudah merugi sampai Rp 191 triliun. Apalagi, diduga kuat ingin dibangkrutkan untuk diambil alih oleh asing.

"Mau Ahok berspekulasi seperti apapun dengan menyebut sebagai orang kelima di Pertamina, suka atau tidak suka nyatanya sebelum Ahok atau Pertamina tanpa Ahok baik-baik saja," pungkas Novel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya