Berita

Pakar hukum tata negara Refly Harun/Net

Politik

Sama Seperti Revolusi Mental, Tema Membangun SDM Saat Kampanye Jokowi Belum Terlihat Hasilnya

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 04:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada banyak hal yang pernah dijanjikan Presiden Joko Widodo saat masa kampanye Pilpres 2019 yang kini belum terealisasi. Bahkan, untuk tema besar yang pernah disampaikan saat kampanye.

Tema besar yang dimaksud, dikatakan pakar hukum tata negara Refly Harun, adalah komitmen untuk mengedepankan pembangunan sumber daya manusia.

"Kita ingat betul tema kampanye Presiden Jokowi pada era keduanya adalah membangun sumber daya manusia, tetapi kan tidak melihat (hasilnya)," ujar Refly Harun dalam tayangan kanal Youtubenya, Senin (7/11).


Janji membangun SDM itu, kata dia, senasib dengan revolusi mental yang menjadi gagasan besar kampanye di periode pertama.

"Sama seperti revolusi mental, nggak kita lihat apa realisasi revolusi mental, apa ukurannya itu berhasil atau tidak, eh pada periode kedua hilang itu revolusi mental," katanya.

Alih-alih membangun SDM, lanjutnya, pemerintahan Jokowi periode kedua justru sangat nampak terlihat getol menghabiskan anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

"Justru pendidikan kembang kempis dan dana (dipakai) untuk infrastruktur lagi, untuk IKN, untuk kereta cepat Bandung-Jakarta," tandasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya