Berita

Ganjar Pranowo/Net

Politik

Elektabilitas Moncer, Ganjar, Prabowo dan Anies Kandidat Terkuat 2024

MINGGU, 06 NOVEMBER 2022 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mendekati tahun politik, lembaga survei Indekstat Indonesia merilis temuannya terkait opini publik dengan tema “Kondisi Sosial Politik dan Kepemimpinan Nasional : 1 tahun menjelang Kampanye Resmi Pemilu 2024”.

Berdasarkan temuan survei kali ini, dalam peta elektoral 10 tokoh potensial, Ganjar Pranowo mendapatkan elektabilitas tertinggi dengan persentase 28,1 persen. Selanjutnya ada nama Prabowo Subianto di posisi kedua dengan perolehan elektabilitas 22,1 persen dan disusul oleh Anies Baswedan di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 17,3 persen.

"Peta konstelasi elektoral Calon Presiden hari ini menunjukkan bahwa jika pemilihan umum (pemilu) diadakan sekarang, tidak ada perubahan yang cukup massif terjadi terkait  elektabilitas tokoh–tokoh yang ada," kata kata Deputi Direktur Eksekutif Indekstat Rikola Fedri di hotel Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/11).


Jika disimak, Ganjar, Prabowo dan Anies masih menjadi 3 kandidat terkuat dengan elektabilitas tertinggi saat ini. Sementara itu, dibawah ketiganya ada nama Ridwan Kamil yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan elektabilitas menjadi 8,7 persen.

Selanjutnya ada nama Sandiaga Uno 4,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,9 persen, Puan Maharani 2,6 persen, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) 1,6 persen, Erick Thohir 1,1 persen dan Airlangga Hartarto 0,3 persen. Sedangkan Pemilih yang belum menentukan pilihan sekitar 10,5 persen.

“Temuan menarik dalam survei kami adalah, sejak setahun lalu di Oktober 2021, sebanyak 80 persen pemilih di Indonesia sudah menentukan pilihan Calon Presidennya dan semakin mengerucut hingga hari ini ke tiga calon," terang Rikola

Survei ini diselenggarakan pada 10-19 Oktober 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dengan pewawancara yang telah dilatih.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya