Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiluddin Ritonga: Jokowi Bukan Dukung Prabowo jadi Capres 2024

MINGGU, 06 NOVEMBER 2022 | 10:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, mengatakan akan mendukung Menteri Pertahanan. Di hadapan awak media, Jokowi menyatakan komitmen dukungan telah disampaikan jauh-jauh hari.

Merespons hal itu, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai bahwa perrnyataan dukungan Jokowi kepada Prabowo tampaknya tidak berkaitan dengan pencapresan. Sebab, tidak ada pernyataan tersurat dari Jokowi terkait hal itu.

Analisa Jamiluddin, konteks dukungan yang disampaikan Jokowi lebih berkaitan dengan program Prabowo sebagai menteri pertahanan.


"Hal itu dipertegas Jokowi dengan pernyataan, komitmen itu telah disampaikan sejak awal," demikian pendapat Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/11).

Pendapat Jamiluddin, pernyataan Jokowi itu mengindikasikan mendukung sepenuhnya semua program Prabowo dalam memoderinisasi alutsista TNI. Kata Jamiluddin, dukungan itu, dimaksudkan agar pertahanan Indonesia lebih modern sehingga disegani minimal di Asia Tenggara.

"Jadi, dukungan Jokowi kepada Prabowo semata berkaitan dengan upaya mewujudkan pertahanan Indonesia yang tangguh sehingga mampu menjaga NKRI dari ancaman internal dan eksternal," pungkas Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya