Berita

Ahmad Muzani/Ist

Nusantara

Pimpinan MPR: Buzzer Boleh Agungkan Capres, Tapi Jangan Korbankan Persatuan

SABTU, 05 NOVEMBER 2022 | 18:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berkumpul dengan orang-orang soleh akan membawa keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan. Namun demikian, keberkahan dan kebaikan itu akan lebih mudah didapat jika masyarakat bersatu dan guyub.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di Desa Tembok Lor, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (5/11). Acara ini, juga dihadiri oleh Habib Quraish Baharun, Habib Ahmad Al Kaff, KH Sulthon Barmawi, KH M. Khasani bin Said.

"Inilah yang membuat kita lapang, membuat kita tenang, membuat kita bahagia. InsyaAllah dengan kita banyak berdoa dan berdzikir serta bersholawat kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, maka seberat apapun cobaan yang kita hadapi, persoalan dan tantangan bangsa ke depan Insya Allah semua akan dihadapi dengan baik," ujar Muzani.


Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini menyampaikan, kehidupan berbangsa dan bernegara hari ini sedang dalam ketidakpastian. Hal itu menyebabkan harga-harga bahan pokok hingga BBM mengalami kenaikan.

Maka, kata dia, membangun optimisme serta semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat dan umat menjadi penting. Apalagi Indonesia akan melaksanakan Pemilu Serentak pada 2024 mendatang.

"Saya berpesan untuk selalu menjaga persatuan dan persaudaraan kita. Jangan kita saling fitnah, saling gontok-gontokan. Kita harus jaga ukhuwah islamiyah, 2024 akan ada pemilu pilpres, perbedaan pilihan politik hal yang biasa. Tapi kita harus tetap bersatu membangun bangsa Indonesia," tuturnya.

Untuk itu, Muzani berpesan agar masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak. Dia juga berharap agar para buzer politik tidak memberi narasi yang memecah belah.

"Untuk itu para buzzer boleh agungkan calon presidennya, boleh unggulkan porgram capresnya. Tapi jangan menjelek-jelekan orang lain, jangan mengorbankan persatuan kesatuan dan kerukunan masyarakat kita," pungkasnya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya