Berita

Dosen Hukum dari Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Rustamaji/Ist

Hukum

Praktisi Ajak Publik Benahi Polri Lewat Gawai, Kalau Melenceng Tinggal Jepret dan Laporkan

SABTU, 05 NOVEMBER 2022 | 08:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemanfaatan teknologi perlu dilakukan institusi Polri dalam upaya mengembalikan citra positif yang sempat menurun akibat beberapa kejadian negatif belakangan ini.

Dosen Hukum dari Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Rustamaji mengatakan, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan pemanfaatan gawai. Masyarakat bisa terlibat aktif melakukan fungsi kontrol terhadap kinerja Polri.

Contoh kecil yang sudah diterapkan yakni pemanfaatan aplikasi perpesanan WhatsApp oleh Kapolresta Solo, Kombes Iwan Saktiadi. Dalam perintahnya, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk melapor via WA jika ada anggota Polri yang melanggar aturan.


"Itu contoh yang baik, itu salah satu contoh panopticon juga," ujar Rustamaji dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/11).

Panopticon merupakan sebuah konsep yang dikemukakan seorang filsuf Inggris Jeremy Bentham pada 1843. Panopticon merupakan rancangan arsitektur sederhana yang memungkinkan satu orang penjaga untuk mengawasi keseluruhan ruang tahanan dari satu titik saja.

Dengan begitu, para tahanan tidak mengetahui apakah mereka sedang diawasi atau tidak. Konsep panopticon kemudian dikembangkan kembali oleh seorang filsuf Perancis bernama Michael Foucault pada tahun 1975 bahwa panoptikon merupakan penginterpretasian dari unsur kekuasaan yang diaplikasikan ke dalam fungsi pengawasan.

Dalam konteks peran publik dalam meningkatkan kinerja Polri, Rustamaji menilai kamera handphone dapat menjadi panopticon ketika digunakan dengan niat baik.

"Dengan hotline seperti kata Pak Kapolres tadi, kamera handphone saja bisa berfungsi sebagai panopticon, nanti polisi tidak berani macam-macam karena khawatir dilaporkan ke Pak Kapolres, dengan catatan, pelapornya nanti dilindungi," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya