Berita

Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo (tengah) pada acara Sosialisasi Holding BUMN sebagai Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Indonesia/Ist

Politik

Sinergi BUMN dan DPR Berperan Strategis dalam Perkembangan Ekonomi Nasional

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 23:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberadaan sinergitas antara DPR RI dengan pemerintah dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat diperlukan. Pasalnya, keberadaan BUMN sangat penting dan strategis bagi perkembangan ekonomi nasional.

Begitu dikatakan anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo pada acara Sosialisasi Holding BUMN sebagai Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Indonesia di Gedung Graha Komando, Jakarta Timur, Jumat (4/112).

Pria yang dikenal dengan nama Eko Patrio ini, menjelaskan terkait peran BUMN Bank BRI dalam mendoromg inklusi keuangan dan holding ultra mikro. Baginya, banyak program-program BRI apabila dimanfaatkan secara maksimal akan dapat mendorong pemerarataan kemakmuran bagi bangsa Indonesia.


"Kerjasama antara legislatif dan eksekutif terkait program ini adalah ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam proses pemulihan ekonomi nasional dan membangkitkan perekonomian bangsa," ujar Eko.

"Dan BRI dengan berbagai program yang digulirkan selama ini  tentunya telah menjadi garda terdepan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa untuk lebih memudahkan dan memperluas jangkauan pelayanannya BRI memiliki program yang sangat menarik yakni program agen laku pandai atau Agen BRI Link.

Sambung Ketua DPW PAN Jakarta ini, dengan program itu masyarakat sangat terbantu karena dapat menikmati layanan jasa keuangan layaknya di Bank yang banyak tersebar di daerah-daerah.

"Keberadaan program ini tentu masyarakat sangat terbantu. Bahkan sudah sekitar 584 ribu berdiri BRI Link yang artinya juga membantu ekonomi bagi para pengelola BRI Link tersebut," terangnya.

Eko menambahkam bahwa BRI juga banyak membantu program pemodalan untuk masyarakat yang membutuhkan permodalan  yang mana menjadi induk holding ultra mikro (UMi) yang dibentuk untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan.

Program Holding UMi mencapai 23,5 juta nasabah dan dengan total outstanding pembiyaan sebesar Rp 183,9 trilliun.

"Tentu masih banyak lagi program-program BRI yang keberadaannya sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Tentu kita semua perlu mensupport program-program tersebut," pungkasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya