Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei APSSI: Masyarakat Dukung Konsep Kepemimpinan dengan Kerja dan Respon Cepat Tangani Masalah

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 21:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mayoritas masyarakat dianggap mendukung konsep kepemimpinan yang memperlihatkan kerja dan respon cepat menangani masalah masyarakat bawah tanpa memperhatikan suku, agama, ras, dan antaragama (SARA).

Hal itu merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) terkait persepsi masyarakat terkait dampak krisis multidimensi global, baik ekonomi, pangan, dan kerusakan lingkungan dan konsep kepemimpinan untuk menjaga keberlanjutan Indonesia.

Sekretaris Jenderal APSSI, Novri Susan mengatakan, pada pertanyaan tentang konsep kepemimpinan Indonesia yang paling dibutuhkan agar mampu menghadapi krisis global dan menjaga keberlanjutan Indonesia, sebanyak 34,84 persen responden mendukung konsep kepemimpinan yang memperlihatkan kerja dan respon cepat menangani masalah masyarakat bawah tanpa memperhatikan SARA.


"Sedangkan isu lingkungan dalam kepemimpinan nasional tampaknya mulai menjadi perhatian serius masyarakat dengan mencapai urutan kedua, yaitu 14,33 persen," ujar Novri dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/11).

Selain itu kata Novri, konsep di bawah dua isu tersebut, adalah pemimpin yang tegas menegakkan hukum sebanyak 12,67 persen, dan diikuti konsep kepemimpinan cerdas memiliki ilmu pengetahuan sebesar 12,63 persen.

Survei ini menggunakan pendekatan statistik deskriptif non-hipotesis. Pelaksanaan survei ada di enam kluster kepulauan, yaitu Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Bali-NTT-Papua dengan responden sejumlah 418 dengan pengambilan sampe periode 8-20 Oktober 2022.

Metode pengumpulan data melalui digital simple random sampling dengan margin of error 5 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya