Berita

Massa aksi 411 tetap unjuk rasa di tengah guyuran hujan/RMOL

Politik

Massa Aksi 411 Terus Berorasi di Tengah Guyuran Hujan Deras

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 17:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Massa aksi 411 bertahan di tengah hujan yang mengguyur kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (4/11) petang.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, hingga pukul 17.46 WIB massa masih bertahan di lokasi aksi.

Beberapa massa aksi juga terlihat rela terguyur hujan tanpa jas hujan. Sebagian massa juga ada yang menggunakan jas hujan.


Meski hujan deras turun, orator terus silih berganti menyuarakan pendapat mereka.

Dalam aksi ini massa aksi Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) meminta presiden Jokowi Mundur karena dinilai belum baik dalam mengurus negara, salah satunya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pantuan Kantor Berita Politik RMOL, ribuan massa aksi mulai berdatangan pukul 14.15 WIB.

Peserta aksi melakukan longmarch dari Jalan Medan Merdeka Selatan ke Jalan Medan Merdeka Barat.

Sesampainya di bundaran simpang Monumen Nasional (Monas), mobil komando berhenti dan langsung berorasi serta dilanjutkan memanjatkan doa.

Selain spanduk, "Jokowi Mundur" massa aksi juga membawa spanduk bertuliskan "Jokowi Mundur Indonesia Makmur!!".

Sampai berita ini diturunkan konsentrasi massa aksi masih berada di depan bundaran air mancur.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan 3.790 personel untuk mengawal unjuk rasa 411 di Jakarta.

"Kami turunkan personel pengamanan 3.790 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya.

Polisi pun juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya