Berita

Sekda Sumatera Utara, Arief Sudarto Trinugroho/Ist

Nusantara

Pemprov Sumut Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Data dan Informasi Akurat

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 03:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah Provinsi (Pemmprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong agar perencanaan pembangunan daerah tetap berdasarkan data dan informasi yang akurat dan up to date.

Sehingga pembangunan daerah dapat terlaksana sesuai target dan tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief Sudarto Trinugroho saat membuka Rapat Koordinasi Analisis Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah dan Sosialisasi Inovasi Kolaborasi Antarwilayah, Antarlembaga (KAWAL) Dalam Rangka Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah di Ballroom Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (3/11).


Sekdaprov menjelaskan, pembangunan erat kaitannya dengan penggunaan data dan informasi. Ini sesuai amanat Permendagri 86/2017, bahwa pembangunan daerah harus  berdasarkan data dan informasi yang dikelola di sistem informasi pembangunan daerah.

Menurut Sekdaprov, salah satu permasalahan penggunaan data dalam proses perencanaan pembangunan adalah masih terbatasnya ketersedian data dan informasi yang akurat  dan up to date. Koordinasi dan sinkronisasi data yang ada pada berbagai OPD juga masih kurang, sehingga data-data yang saling berhubungan menjadi terpisah dan sulit diakses.

Saat ini, katanya, Pemprov Sumut juga melakukan terobosan melalui inovasi dengan melakukan KAWAL untuk meningkatkan capaian indikator makro pembangunan, sebagai bentuk dukungan capaian target pembangunan nasional. Langkah ini diambil untuk mendapatkan kondisi makro pembangunan dan kebutuhan investasi, untuk pencapaian prioritas pembangunan di daerah.

Arief Sudarto Trinugroho juga berharap, Rakor ini menghasilkan kebijakan pembangunan yang saling berkolaborasi. Untuk itu, dia berharap peserta mengikuti materi yang diberikan narasumber dengan serius, untuk dapat menerapkannya pada OPD masing-masing.

"Peserta yang hadir masih muda-muda, di era revolusi 4.0 ini kita harus berubah, berkreasi dan berinovasi untuk tidak tertinggal, jadi jangan pernah berhenti untuk belajar dan berinovasi," harapnya.

Sementara Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Hasmirizal Lubis mengatakan, KAWAL dilaksanakan untuk meningkatkan kolaborasi antarwilayah dan antarlembaga,  sehingga diharapkan meningkatnya indikator pembangunan daerah sesuai target RPJMD dan target RPJMN yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Turut hadir sebagai narasumber Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Selaku Koordinator Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat Kementerian PPN/Bappenas Oktoriadi,  Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah Iwan Kurniawan, Statistisi Madya BPS Sumut Laila Syafrita Siregar dan peserta Rakor Bappeda Kabupaten/Kota  se-Sumut.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya