Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin saat berinteraksi dengan tentaranya/Net

Dunia

Data Intelijen Rusia Bocor, Putin Ketahuan Idap Kanker Pankreas dan Parkinson Stadium Awal

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah email dari badan intelijen Rusia yang bocor menyebutkan bahwa kondisi kesehatan Presiden Vladimir Putin sedang tidak dalam keadaan baik.

"Vladimir Putin menderita penyakit Parkinson stadium awal dan kanker pankreas," ungkap dokumen mata-mata yang bocor, seperti dimuat New York Times pada Kamis (3/11).

Pesan bocor yang disaksikan The Sun itu mengatakan jika Putin secara teratur disuntik dengan semua jenis steroid berat dan suntikan penghilang rasa sakit untuk menghentikan penyebaran kanker pankreas yang sudah diderita.


Menurut The Sun, Suntikan itu tidak hanya menyebabkan rasa yang sangat sakit, tetapi efek samping lainnya seperti wajah bengkak dan memori yang kabur juga tampak pada Putin.

Laporan itu yakin jika fakta tersebut akan disangkal dan disembunyikan dengan berbagai macam cara oleh Kremlin.

Bahkan ada rumor lain dari orang terdekat Putin yang menyebut jika selain kanker pankreas yang menyebar secara bertahap, Presiden Rusia itu juga menderita kanker prostat.

Laporan mengejutkan itu muncul setelah Putin baru-baru ini terekam dalam sebuah video, dengan punggung tangan yang tampak bekas jejak infus saat dia menggenggam lengan seorang tentara di kamp pelatihan Ryazan.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina di mulai pada Februari lalu, banyak rumor yang menyebut kesehatan pemimpin berusia 70 tahun itu telah memburuk selama berbulan-bulan.

Tetapi Kremlin selalu menyangkal bahwa Putin lebih banyak menunjukkan citra kuat dalam dirinya dan membantah menderita penyakit apa pun.

Setelah Putin membatalkan perjalanan ke Kazakhstan pada Juli lalu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov membuat pernyataan tentang keadaan fisik pemimpin, mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja dengan kesehatannya.

Marak bermunculan klip video yang menunjukkan Putin yang berada di sebuah acara publik terlihat gemetar, mata berkedut dan hampir goyah.

Laporan media lokal juga menyebut Putin selalui didampingi oleh tim dokter yang terus memantau kondisinya sepanjang waktu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya