Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Cerita Afung Pengusaha CCTV Ditelpon Irfan Widyanto Ganti DVR di Komplek Rumah Dinas Ferdy Sambo

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 21:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fakta penggantian DVR CCTV di Komplek Polri Duren Tiga sekitar rumah dinas Ferdy Sambo diungkap Tjong Djiu Fung alias Afung selaku pengusaha yang menyediakan perangkat.

Afung menceritakan fakta proses penggantian DVR CCTV itu dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/11).

Mulanya, Afung ditanya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenai pekerjaannya.


"Saksi ini kerjanya sehari-hari apa?" tanya JPU dalam persidangan.

"Di sini saya bekerja sebagai pengusaha CCTV, saya melalukan pemasangan, perbaikan dan pergantian CCTV yang rusak," jawab Afung menjelaskan.

Ia menuturkan, jasanya menyediakan segala perangkat yang terkait CCTV terbilang kelas eceran. Sebab, usahanya juga harus berelasi dengan penjual perangkat CCTV.

"Jadi saksi ini beli sendiri, atau ada yang masok apa gimana?" tanya JPU.

"Enggak, saya ngambil sama toko," jawab Afung.

Tak sampai di situ, Afung juga dicecar soal teknis dia melayani penggantian perangkat DVR CCTV pada 9 Juli 2022, atau tepatnya satu hari setelah penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J).

Afung mengaku ditelpon oleh mantan Kasubnit I Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri, Irfan Widyanto untuk datang ke Komplek Polri Duren Tiga dengan kepentingan mengganti DVR CCTV pos keamanan depan rumah mantan Kadiv Propam itu.

Fungsi dari DVR adalah untuk menyimpan rekaman video yang ditangkap CCTV yang terpasang.

"Saya secara ini tidak mengenal langsung ya (dengan Irfan). Waktu itu dia pernah menghubungi saya, karena customer saya ada nama Irfan juga. Tapi saya kurang perhatikan. Dan intinya, saya dapat permintaan dari customer saya saja," ungkapnya.

Bahkan saat dihubungi Irfan, Afung mengaku tidak tahu menahu pekerjaan costumernya tersebut, hingga akhirnya dia temu janji untuk memasang penggantian DVR CCTV yang dipesan.

"Saya diarahakan ke pos penjagaan yang di depannya ada lapangan basket. Setelah itu masuk ke pos security, lalu saya bilang mau ganti DVR dan diarahkan ke dalam dan bilang posisi DVR itu ada di situ," urainya.

Setelah berada di tempat DVR CCTV berada, Afung langsung melaksanakan pergantian tanpa menanyakan apakah DVR yang sudah terpasang sebelumnya rusak atau tidak sehingga harus diganti dengan yang baru.

"Jadi saya pastikan yang DVR pertama itu yang di atas itu ada (mati suaranya), karena pas saya angkat itu enteng, Pak. Yang di bawah itu ada hardisknya," demikian Afung. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya