Berita

Anies Baswedan saat bertemu Ahmad Heryawan di DPP PKS/Ist

Politik

Spanduk Anies-Aher Bertebaran, Demokrat: Spanduk Bareng AHY juga di Pelosok Indonesia

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fenomena kemunculan spanduk Anies Baswedan dengan Ahmad Heryawan yang bertebaran di sejumlah daerah ditanggapi Partai Demokrat.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Renanda Bachtar mengatakan bahwa pihaknya tak mempersoalkan spanduk yang bertebaran tersebut.

"Bermunculan spanduk Anies-Aher di Tangsel dan Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu tanda banyak masyarakat yang punya harapan besar ke koalisi perubahan," ujar Renan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (3/11).


Anies yang telah resmi diumumkan sebagai calon presiden (capres) 2024 oleh Partai Nasdem, menurutnya, memang tengah sibuk mencari calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya.

Namun, dengan adanya fenomena spanduk Anies bersama Aher yang notabene merupakan politisi senior PKS, dianggap Partai Demokrat sebagai bagian dari aspirasi masyarakat.

"Jadi, dimana-mana, wajah tokoh-tokoh koalisi perubahan mulai dimunculkan terus oleh masyarakat," sambung Renan.

Kendati begitu, masyarakat di daerah lain juga telah menyampaikan aspirasinya dengan memasang spanduk Anies bersama dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

"Di berbagai pelosok Indonesia lainnya juga sudah bermunculan relawan Anies-AHY yang mendeklarasikan diri. Bahkan sudah sampai Pontianak, Kalimantan Barat, dan Ambon, Maluku, bukan hanya di Jakarta dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra," urainya.

"Ini bagian dari inisiatif masyarakat yang merindukan perubahan dan perbaikan," demikian Renan.

Kata Renan, aspirasi publik yang terus meluas, menunjukkan kuatnya angin perubahan yang didorong oleh masyarakat akar rumput, bukan sekadar agenda elite.

"Ini tentu semakin menguatkan motivasi kami untuk terus konsisten bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan," pungkas Renan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya