Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Tak Akan Intervensi KLB PSSI, Ketua DPR: Demi Kemajuan Persepakbolaan Kita

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 09:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses transformasi sepak bola Indonesia dengan diawali oleh Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada awal tahun depan mendapat dukungan dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. Sekaligus menegaskan bahwa DPR tidak akan mengintervensi proses pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru nanti.

Puan berharap KLB PSSI tersebut akan membawa perubahan bagi sepak bola Indonesia menjadi lebih baik dalam segala sisi.

“Lakukan upaya transformasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh. Jadikan KLB PSSI untuk transformasi sepak bola Indonesia. Transformasi tata kelola sepak bola Indonesia diperlukan demi kemajuan persepakbolaan kita,” ucap Puan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/11).


Puan memastikan, DPR dan Pemerintah tidak bisa mengintervensi soal calon Ketua Umum PSSI yang akan dipilih dalam KLB nanti. Atas dasar itu ia berharap ada kerendahhatian bagi siapa pun yang merasa tidak mampu mengemban tugas secara optimal untuk menyerahkan kepada kepemimpinan baru.

“Kami berharap, siapapun pemimpin PSSI yang baru, akan bisa memperbaiki tata kelola persepakbolaan nasional, sehingga dunia sepak bola Indonesia dapat menunjukkan prestasi di mata dunia,” imbuhnya.

Selain itu, Puan juga meminta prose penegakan hukum atas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang merenggut lebih dari 130 nyawa itu dilakukan seadil-adilnya.

“Jangan sampai hilangnya nyawa seratusan lebih orang tidak dipertanggungjawabkan,” tegas Puan.

Sebelumnya, PSSI memutuskan mempercepat KLB sebagai bagian dari transformasi sepak bola di Indonesia. KLB PSSI merupakan salah satu rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) buntut tragedi Kanjuruhan yang berimbas pada terhentinya kompetisi sepak bola di Indonesia. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya