Berita

Dunia

Elon Musk akan Menetapkan Biaya Delapan Dolar AS per Bulan untuk Akun Centang biru

RABU, 02 NOVEMBER 2022 | 06:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Twitter nampaknya akan benar-benar berbeda setelah dimiliki Elon Musk. Miliyuner itu tidak membuang waktu untuk membuat perubahan pada platform.

Hanya beberapa hari setelah mengambil alih, Musk memecat eksekutif hingga mengusulkan dewan moderasi konten baru. Kini, ia pun mengumumkan bahwa akan memberlakukan biaya 8 dolar AS untuk akun yang bercentang biru atau layanan Twitter Blue.

Dalam serangkaian tweet pada Selasa (1/10), Musk mengungkapkan gagasannya itu. Ia mengatakan biaya tersebut ia berlakukan agar Twitter bisa memberikan penghargaan kepada pembuat konten.


Twitter saat ini tidak mengenakan biaya untuk memverifikasi akun dengan tanda centang biru. Lencana tersebut seharusnya diberikan ke akun yang menurut perusahaan "terkenal, asli, dan aktif." Tanda centang biru dimaksudkan untuk membantu pengguna menentukan apakah akun selebriti, jurnalis, atau tokoh masyarakat lainnya palsu atau tidak.

Belum diketahui kapan tepatnya biaya itu akan mulai diberlakukan dan apakah pengguna terverifikasi harus membayar untuk berlangganan atau kehilangan tanda centang biru mereka.

Sebelumnya, Musk berencana menaikkan harga Twitter Blue menjadi 20 dolar AS per bulan dan rencana itu akan mencakup status terverifikasi. Namun, Musk berubah pikiran setelah mendapat reaksi keras terhadap gagasan tersebut, termasuk dari Stephen King.

King pada Senin mengatakan dia akan keluar dari Twitter karena rencana tersebut.

“Kita perlu membayar tagihan, entah bagaimana! Twitter tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pengiklan. Bagaimana kalau 8 dolar?” kata Musk dalam cuitannya.

Twitter pertama kali memperkenalkan akun terverifikasi pada  2009. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepercayaan di jejaring sosial dengan menyediakan penanda visual yang dimiliki oleh pemegang akun terkenal, seperti selebriti, politisi, perusahaan, merek hiburan, organisasi berita, untuk menunjukkan bahwa itu adalah akun asli.

Musk juga mengatakan akan ada "tag sekunder" untuk tokoh masyarakat, seperti yang sekarang digunakan untuk politisi.

Musk akan terus membenahi Twitter. Di awal Musk telah mengingatkan bahwa ia akan melonggarkan aturan tentang jenis postingan apa yang diizinkan tetapi akan berupaya menghindari ujaran kebencian.

Beberapa hari setelah ia resmi menjadi pemilik, Twitter telah menghapus 1.500 akun karena memposting konten kebencian.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya