Berita

Tim kecil Nasdem, Demokrat dan PKS membahas cawapres untuk Anies Baswedan/Ist

Politik

Nasdem Buka Peluang Cawapres Anies dari Luar Demokrat dan PKS

RABU, 02 NOVEMBER 2022 | 02:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Politisi Nasdem, Willy Aditya menyampaikan jika partainya membuka peluang sosok cawapres untuk Anies Baswedan bukan kader partai Demokrat dan PKS.

“Kami tidak tertutup, bisa dari dalam dan luar parpol,” kata Willy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11).

Namun yang pasti, kata Willy, sosok cawapres untuk menjadi pendamping Anies harus memiliki tiga kriteria yaitu memiliki daya ungkit elektoral, mampu mensolidkan koalisi dan memiliki kapasitas untuk bekerja di pemerintahan.


“Masing-masing partai boleh usulkan. Liat siapa yang akan jadi kompetitif, itu juga jadi pertimbangan. Tapi kami hormati tawaran PKS Aher dan Demokrat mas AHY dan kami terus diskusikan ke pak Anies,” ujar Willy.

Adapun saat ini, kata Willy, tim kecil Nasdem, Demokrat dan PKS dalam mencari sosok cawapres pendamping Anies melakukan sejumlah simulasi untuk menjawab semua kemungkinan yang akan terjadi.

“Setidaknya ada beberapa nama yang terus menerus dikomunikasikan, terus menerus dibangun chemistry, baik lahir maupun batin,” demikian Willy Aditya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya