Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Rp 1200 Triliun APBN Tahun 2022 Belum Terserap, Pemerintah Diingatkan Jaga Kualitas Pencairan Anggaran

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengeluaran anggaran negara yang sangat besar sering terjadi jelang akhir tahun. Pada akhir tahun 2022 ini, anggaran negara masih tersisa sebesar Rp 1.200 Triliun. Belum terserapnya anggaran itu karena banyak pos anggaran yang belum terealisasi di kementerian, lembaga dan daerah.

Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno mengatakan, ada beberapa faktor penyebab belum terealisasinya pos anggaran, salah satunya keterlambatan proses tender proyek yang terjadi di kementerian, lembaga dan daerah.

"Siklus pengeluaran (disbursement) anggaran kita sering demikian. Besar di bulan-bulan terakhir. Banyak penyebabnya: keterlambatan proses tender, keterlambatan eksekusi program, keterlambatan pelaporan progres proyek sehingga pencairan ikut terlambat, dll,” kata Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (31/10).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyarankan pemerintah agar pencairan dana tersebut tidak ada hambatan sehingga pos anggaran di kementerian, lembaga dan daerah bisa dikerjakan dengan baik.

Selain itu, pihaknya berharap, agar dana ribuan triliun itu dialokasikan pada belanja negara yang sesuai dengan kesepakatan yang telah diputuskan bersama parlemen.

Hendrawan mengingatkan pemerintah agar menjaga kualitas pencairan anggaran dan belanja sesuai pedoman yang diberikan.

"Dana transfer daerah yang mengendap di bank, sekitar Rp 200 triliun, juga harus dicairkan agar ekonomi daerah bisa bergerak dinamis,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya