Berita

Sejoli berinisial RNA (20) dan RHF (28) diamankan Polsek Taman Sari karena melakukan tindak pidana aborsi hasil hubungan gelap/Ist

Hukum

Miris, Sejoli di Jakarta Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Belakang Mushola

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 11:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasangan muda-mudi di Jakarta nekat membuang jenazah bayi tak berdosa di belakang mushala di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Keduanya adalah RNA (20) dan RHF (28) yang membuang jenazah hasil hubungan di luar pernikahan. Jenazah bayi diduga meninggal karena hasil aborsi.

"Ya benar, kami menerima pelimpahan terkait kasus aborsi, dua orang pelaku sudah diamankan," kata Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rohman Yonky Dilatha diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (31/10).


Pasangan muda-mudi ini diamankan petugas Polsek Ciracas. Selanjutnya berkas kasusnya dilimpahkan ke Polsek Taman Sari.

Rohman menjelaskan, dua orang pelaku merupakan pasangan gelap yang berstatus masih pacaran. RNA diketahui mengandung janin akibat hubungan gelap dengan kekasih lamanya yang menolak bertanggung jawab.

Sementara RHF merupakan pacar barunya RNA yang turut membantu membuang dan menguburkan jabang bayi tersebut di belakang Mushola di kawasan Ciracas.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, AKP Roland Olaf Ferdinan menambahkan, RNA tinggal di rumah kos di Taman Sari, Jakarta Barat.

RNA melakukan aborsi sendiri di kamar kosnya pada Jumat (21/10) sekitar pukul 17.30 WIB dengan cara meminum obat penggugur bayi yang dibelinya melalui online shop.

Kemudian, RNA menghubungi RHF yang merupakan anak ketua RT untuk membantunya membuang bayinya di Ciracas, Jakarta Timur.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 76C jo 80 UU Perlindungan anak jo Pasal 194 UU Kesehatan jo Pasal 346 KUHP.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya