Berita

Jembatan gantung di Morbi ambruk pada Minggu malam 30 Oktober 2021/Net

Dunia

Presiden India Droupadi Murmu Berduka, Jembatan Gantung di Morbi Runtuh Menewaskan 90 Orang

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 06:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jembatan gantung di atas bendungan Machhu di Morbi Gujarat, India, runtuh pada Minggu malam (30/10). Setidaknya 90 orang dilaporkan tewas dan 70 luka-luka.

Lebih dari 150 orang berada di atas jembatan saat insiden terjadi, tetapi sumber lainnya menyebutkan jumlah orang  yang lalu lalang saat itu mencapai 400.

Sebelumnya dilaporkan korban tewas berjumlah 68 orang.  Namun, angka tersebut bertambah menjadi 90, dan kemungkinan masih terus bertambah.  Kondisi gelap membuat penyelamatan mengalami kesulitan.


Dari tayangan yang beredar terlihat  orang-orang berpegangan pada kabel dan memanjat sisa-sisa jembatan yang runtuh, sekuat tenaga mencoba bertahan sampai tim darurat datang menolong mereka. Sebagian lain yang jatuh ke sungai mencoba menggapai sesuatu agar tidak tenggelam dan sebagian berenang ke tepian.

Para pejabat mengatakan para korban sebagian besar adalah penduduk setempat yang mengunjungi jembatan itu untuk tujuan rekreasi.

Jembatan bersejarah berusia 140 tahun yang memiliki panjang 230 meter dan dibangun pada masa pemerintahan Inggris pada abad ke-19 ini, merupakan obyek wisata yang menarik minat pengunjung terutama di akhir pekan dan selama perayaan Diwali baru-baru ini.

Jembatan tersebut sempat ditutup selama enam bulan untuk renovasi dan kembali dibuka untuk umum pada minggu lalu.

Para pejabat mengatakan,  jembatan itu ambruk karena tidak bisa menampung jumlah orang di atasnya.

Menteri Dalam Negeri Harsh Sanghavi mengatakan telah menurutnkan tim penyelamat sebanyaknya untuk membantu para korban, termasuk mencari yang hilang.

Peristiwa ini mengejutkan Presiden Droupadi Murmu dan juga Perdana Menteri Narendra Modi. keduanya mengucapkan kesedihan mendalam dan mendoakan kekuatan bagi kleuarga para korban.

"Tragedi di Morbi, Gujarat, membuat saya sedih. Pikiran dan doa saya bersama orang-orang yang terkena dampak. Upaya bantuan dan penyelamatan akan membawa bantuan kepada para korban," ujar Murmju dalam cuitannya dki media sosial, seperti dikutip dari India Times.

Modi, yang berada di negara bagian asalnya Gujarat untuk kunjungan tiga hari, mengatakan dia telah mengarahkan kepala menteri negara bagian untuk segera memobilisasi tim untuk operasi penyelamatan.

"Saya sangat sedih dengan tragedi itu,” katanya.

Kantornya mengumumkan kompensasi kepada keluarga korban tewas dan mendesak upaya penyelamatan cepat. ANI melaporkan kemungkinan Modi  membatalkan roadshow yang akan diadakan di Ahmedabad dan akan mengunjungi Morbi.

Pemerintah negara bagian telah membentuk tim investigasi khusus untuk melakukan penyelidikan atas bencana tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya