Berita

Bacapres Partai Nasdem, Ahmad Heryawan/Net

Politik

Antara AHY atau Aher, Anies Baswedan Harus Kalkulasi Tepat Agar Hattrick Menang di Pilpres 2024

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 13:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (Bacapres) Partai NasDem, Anies Baswedan harus benar-benar mengkalkulasi secara tepat pilihan pendampingnya di Pilpres 2024 agar menang hattrick, apakah itu Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, Demokrat dan PKS diyakini sudah menghitung dengan cermat untuk pendamping Anies, apakah AHY atau Aher.

"Karena soal cawapres, Surya Paloh dan Nasdem telah serahkan ke Anies saat deklarasi capres lalu. Tapi tidak salah kan kalau publik ikut lakukan itung-itungan soal cawapres," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/10).


Muslim menilai, AHY sebagai Ketum punya modal partai dan hal tersebut diperlukan oleh Anies bersama Nasdem untuk melengkapi kekurangan kuota ambang batas. Sementara itu, di belakang AHY, ada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Presiden RI keenam.

"Tetapi AHY berpangkat Mayor. Ini akan ada kendala psikologis terhadap para Jendral dan mantan Jenderal. Apakah para Jenderal mau diperintah oleh seorang mantan Mayor?" kata Muslim.

Namun demikian kata Muslim, Demokrat merupakan partai politik (parpol) yang nasionalis religius yang tentu diperlukan oleh Anies.

"Tapi juga publik melihat AHY dan Demokrat dalam sejumlah isu kerakyatan terlihat tidak kritis lagi," tutur Muslim.

Sementara untuk Aher, Muslim melihat bahwa Aher pernah dua kali menjabat sebagai Gubernur. Apalagi, basis suara Aher di Jawa Barat cukup besar, meskipun masih ada Ridwan Kamil yang juga punya pengaruh di Jawa Barat.

"Dari segi integritas dan religius oke, tapi ada godaan jika Nasdem jadi ditendang dari kabinet, PKS digoda. Ini bisa jadi trick memecah kekuatan Anies dan Nasdem untuk cawapres," terang Muslim.

Yang jelas kata Muslim, kalkulasi matang diperlukan. Mengingat, jika Nasdem, Demokrat, dan PKS dapat merumuskan dengan cerdas untuk bacawapres Anies, kemenangan dengan sangat mudah diraih pada Pilpres 2024 nanti.

"Kans menang besar bagi Anies juga partai-partai pengusungnya. Hanya saja, jika dicermati pemimpin muda seperti PM Inggris Rishi Sunak dengan usia 42 tahun jadi Perdana Menteri, rasanya tidak sulit bagi Anies untuk gandeng AHY," pungkas Muslim.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya