Berita

Musyawarah Nasional III menetapkan Ardy Susanto sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI)/Ist

Politik

Terpilih Aklamasi jadi Ketum IPTI, Ardy Susanto Serukan Gerakan Anti-Golput

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 00:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Melalui forum Musyawarah Nasional (Munas) ke-III, Ardy Susanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI). Munas ke-III IPTI ini digelar di Hotel Sapphire Sky, Bumi Serpong Damai (BSD), Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/10).

Munas dengan tema “Memperingati Hari Sumpah Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045” ini digelar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus persiapan menyambut hajat demokrasi Pemilu Serentak 2024.

Dalam sambutannya, Ardy Susanto mengatakan, anggota IPTI harus bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara. Salah satunya, dengan berperan aktif mensukseskan Pemilu Serentak 2024.


“Saya mengajak OKP IPTI ini ikut terlibat aktif dalam pesta demokrasi 2024,” ujar Ardy.

Ardy juga menyerukan kepada semua elemen anak bangsa untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 nanti. Hal ini penting, karena satu suara sangat menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.

“Pesta demokrasi sudah di depan mata. Mari berpartisipasi dalam pemilu karena satu suara kita sangat penting. Jangan Golput, gunakan hak pilih dengan benar dan bertanggungjawablah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Ardy juga berpesan kepada segenap warga Tinghoa untuk menyalurkan hak pilihnya secara merdeka. Apalagi, konstitusi menjamin kebebasan bagi warganya untuk mengunakan hak pilihnya.

Harus diakui, lanjutnya, dalam beberapa kali dilaksanakan pemilu, etnis Tionghoa lebih banyak yang memilih untuk golput. Namun untuk Pemilu 2024 ini, dia berharap partisipasi etnis Tionghoa lebih banyak lagi agar pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan sukses.

"Saat ini kami nilai etnis Tionghoa khususnya kaum milenial sudah mulai mau berpartisipasi dalam pemilu karena suara mereka pun sama pentingnya untuk menentukan nasib bangsa ke depannya," tuturnya.

“Sekali lagi, jangan Golput, pakai hak pilih dengan benar,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya