Berita

Pamin Satpas SIM Daan Mogot, Ipda Tri Julita/RMOLJakarta

Presisi

Sesuai Perintah Kapolri, Pengaju SIM di Satpas Daan Mogot yang Gagal Bisa Langsung Ujian Ulang

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 22:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengaju Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas SIM Daan Mogot dapat mencoba kembali ujian teori dan praktik bila gagal tanpa harus menunggu kembali beberapa hari kemudian.

Perwira Administrasi (Pamin) Satpas SIM Daan Mogot, Ipda Tri Julita menjelaskan, sebelumnya masyarakat yang gugur dalam tes SIM diberi jeda waktu 7 hari.

Meski demikian, karena ada perintahd dari Kapolri, maka masyarakat langsung diperbolehkan untuk mengikuti rangkaian tes lagi.


"Jadi sejak kemarin Pak Kapolri ke sini kita langsung berlakukan jadi tidak ada pembatasan, jika masyarakat berkenan itu langsung boleh praktiknya," kata Ipda Tri Julita di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jumat (28/10).

Mereka yang gagal nantinya diminta untuk mengulang tanpa harus kembali membayar.

"Enggak, tidak ada bayar sama sekali tidak ada pembayaran," kata Tri.

Langkah itu, diambil Satpas SIM untuk menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Sigit Didampingi oleh Kasie SIM Polda Metro Jaya Kompol Akasa Kompol Rambing melakukan sidak di Satpas SIM Daan Mogot pada Rabu (26/10).

Melalui akun Instagram resmi Kapolri @listyosigitprabowo terlihat orang nomor satu di Korps Bahayangka itu mengunjungi beberapa bagian yang ada di Satpas SIM mulai tempat tes tertulis hingga tes praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dalam sidak ini, Sigit juga terlihat menanyakan beberapa hal terkait adanya kesulitan atau alasan warga baru membuat SIM.

Setelah itu, Sigit melihat warga yang tengah melaksanakan ujian praktik berkendara.

“Ini kalau gagal ujian praktik bisa langsung ulang?” tanya Kapolri. “Siap jenderal dikasih waktu ulang 14 hari kemudian,” kata Akasa.

Dari sini, Sigit meminta ada kebijakan jika masyarakat gagal tes ujian praktik bisa ulang di hari yang sama. Bahkan, Sigit meminta masyarakat diberi latihan terlebih dahulu sebelum melakukan pratik ujian.

“Kalau bisa kasih kesempatan dua kali pada hari yang sama. Karena makan waktu juga jika datang lagi. Tadi saya dengar ada yang 4 kali gagal. Terus dikasih pelatihan dulu masyarakat sebelum ujian,” kata Sigit.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya